semarang.bisnis.com

semarang.bisnis.com Portal berita ekonomi dan bisnis di Jateng & DIY

Bisnis.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat inflasi tahunan (year on year/YoY) di provinsi t...
08/01/2026

Bisnis.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat inflasi tahunan (year on year/YoY) di provinsi tersebut mencapai 2,72% pada Desember 2025. Indeks harga konsumen (IHK) tercatat sebesar 109,98.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan Desember 2024, dalam periode lalu ini inflasi Jawa Tengah berada di level 1,67%. Kenaikan harga terutama dipengaruhi komoditas emas perhiasan, cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan beras.

Menurut BPS, perkembangan harga tersebut menunjukkan adanya tekanan inflasi dari komoditas pangan dan sejumlah komoditas nonpangan menjelang akhir tahun.

Bisnis.com, SEMARANG — Pascapandemi Covid-19, perubahan perilaku wisatawan dalam merencanakan perjalanan memberi dampak ...
06/01/2026

Bisnis.com, SEMARANG — Pascapandemi Covid-19, perubahan perilaku wisatawan dalam merencanakan perjalanan memberi dampak yang cukup signifikan terhadap tingkat okupansi hotel jelang periode liburan, khususnya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Perubahan perilaku wisatawan yang kini lebih memilih melakukan perjalanan mendadak atau sudden travel disebut lebih banyak didominasi oleh Generasi Z, seiring dengan perkembangan digitalisasi saat ini yang semakin mempermudah pemesanan akomodasi.

Fenomena sudden travel ini dinilai telah membentuk pola baru dalam perilaku wisatawan. Ekonom Universitas Negeri Semarang (Unnes) Bayu Bagas Hapsoro menyebut perubahan ini tidak bersifat sementara dan banyak didorong oleh dominasi Generasi Z dalam pasar pariwisata domestik.

Bisnis.com, SEMARANG — Kawasan wisata sejarah di Kota Semarang, yakni Lawang Sewu mengalami peningkatan kunjungan wisata...
05/01/2026

Bisnis.com, SEMARANG — Kawasan wisata sejarah di Kota Semarang, yakni Lawang Sewu mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama libur akhir tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Lonjakan pengunjung tidak hanya terlihat dari kepadatan kawasan, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi pedagang di sekitar kawasan Lawang Sewu.

Dewi, salah satu wisatawan asal Kota Tegal, Jawa Tengah mengaku alasannya tertarik untuk mengunjungi Lawang Sewu sebagai destinasi wisata saat periode liburan akhir tahun adalah karena nilai edukasi yang ditawarkan di Lawang Sewu. “Ya karena saya datang membawa anak biar mereka bisa mengenal sejarah dari Lawang Sewu itu,” ungkap Dewi saat ditemui langsung di kawasan wisata Lawang Sewu pada Jumat (02/01/2026).

Dewi yang datang bersama suami dan kedua anaknya ini mengatakan bahwa daya tarik utama Lawang Sewu terletak pada keunikan bangunan serta nilai historisnya. “Yang pertama itu penasaran ya, Lawang Sewu itu memang benar-benar ada seribu atau enggak gitu (jumlah pintu). Terus setelah masuk ternyata bagus buat edukasi anak-anak,” jelasnya.

Bisnis.com, SEMARANG — Tahun 2025 menjadi tahun yang cukup berat untuk sektor perekonomian Indonesia. Meski turut merasa...
02/01/2026

Bisnis.com, SEMARANG — Tahun 2025 menjadi tahun yang cukup berat untuk sektor perekonomian Indonesia. Meski turut merasakan dampak dari penurunan daya beli masyarakat, kinerja sektor ekonomi kreatif di Kota Semarang tidak sepenuhnya terdampak justru tetap tumbuh yang ditopang oleh sejumlah sektor. Sektor ekonomi yang berkaitan dengan pariwisata dan konten digital mampu menunjukkan ketahanan hingga pertumbuhan.

Ketua Harian Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kota Semarang Fandhi Nugroho Lufti mengatakan bahwa penurunan daya beli masyarakat pada tahun 2025 ini cukup berdampak pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Semarang. Meski demikian, Fandhi menyebut bahwa dampak signifikan hanya dirasakan oleh sejumlah segmen tertentu, khususnya produk tersier.

“Kalau yang kami lihat itu tidak terlalu berdampak signifikan, hanya beberapa segmen-segmen UMKM tertentu yang memang sangat-sangat signifikan. Untuk subsektor yang terdampak itu lebih berkaitan dengan produk-produk tersier, seperti contohnya mungkin teman-teman UMKM Sentra Logam, itu mungkin tidak terlalu dibutuhkan,” jelas Fandhi, dikutip Rabu (31/12/2025).

Bisnis.com, SEMARANG —  Jelang pergantian tahun, harga bawang merah di Pasar Johar, Kota Semarang mengalami penurunan ya...
31/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG — Jelang pergantian tahun, harga bawang merah di Pasar Johar, Kota Semarang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Para pedagang menyebut bahwa penurunan harga ini dipicu oleh melimpahnya pasokan bawang merah dari daerah sentra produksi yang mengalami panen secara bersamaan.

Lestari, salah satu pedagang bawang merah di Pasar Johar mengatakan harga bawang merah mengalami penurunan melimpahnya pasokan dari Kabupaten Nganjuk dan Brebes. “Kalau sekarang bawang merah ini murah, udah turun anjlok banyak sekali. Soalnya panennya bareng dan banyak, setiap daerah panen,” ujar Lestari, dikutip Selasa (29/12/2025).

Lestari menjelaskan bahwa harga bawang merah saat ini berada di kisaran Rp35.000-40.000 per kilogram untuk bawang merah berkualitas super. “Sekarang harganya anjlok, tapi nggak terlalu masih di bawah Rp40 ribu. Kalo yang Rp40.000 itu bawang merah yang besar, super, dan pilihan nomor satu. Kalau bawang merah yang biasa itu di bawah Rp35.000,” jelas Lestari

Bisnis.com, SEMARANG — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kasihan, yang dikenal sebagai salah satu Sekolah Menenga...
30/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kasihan, yang dikenal sebagai salah satu Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar unjuk karya inovasi kewirausahaan siswa bertajuk Astakriya di Galeri Industri Kreatif, Kota Lama Semarang pada Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk membekali siswa SMK dengan keterampilan kewirausahaan dan memberikan pengalaman langsung.

Kegiatan unjuk karya Astakriya merupakan bagian dari Program Proyek Kreatif Kewirausahaan (PKK) Tahun 2025. PKK merupakan program inisiasi pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) untuk menumbuhkan ide bisnis dan inovasi kewirausahaan di kalangan murid SMK. Program ini mencakup pelatihan bisnis, pendampingan usaha, unjuk inovasi produk dan jasa kewirausahaan, hingga akses inkubasi serta pemasaran digital.

Dalam unjuk karya Astakriya, para siswa SMK Negeri 3 Kasihan menampilkan beragam karya kriya fashion berupa busana dari kain batik hasil karya siswa jurusan kriya tekstil. Selain itu, ditampilkan juga produk home decor yang dihasilkan dari siswa jurusan kriya kayu dan kriya keramik.

Bisnis.com, SEMARANG – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah menanggapi isu tambang ilegal di kawasan ...
23/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah menanggapi isu tambang ilegal di kawasan Gunung Slamet yang viral di media sosial. Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Agus Sugiharto membantah adanya aktivitas penambangan ilegal di lokasi tersebut.

“Kalau penambangan ilegal itu tidak benar. Jadi video-video yang beredar di awal itu adalah potongan dari Google Earth di tahun 2017-2018 di mana pada waktu itu ada kegiatan eksplorasi panas bumi," terang Agus pada Senin (15/12/2025).

Agus menjelaskan bahwa video yang beredar di awal dan memicu polemik adalah potongan dari Google Earth di tahun 2017-2018. Potongan gambar yang beredar di media sosial tersebut merekam kegiatan eksplorasi panas bumi yang dilakukan oleh PT Sejahtera Alam Energi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) seluas 24,6 hektare (Ha).

Bisnis.com, SEMARANG – Ketimpangan antara pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan perlindungan ekologis di wilayah Sumate...
19/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG – Ketimpangan antara pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan perlindungan ekologis di wilayah Sumatera menjadi sorotan tajam. Danang Widoyoko, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII), menyoroti bencana sebagai persoalan kompleks adanya korupsi yang menimbulkan kemiskinan di negara dengan SDA melimpah seperti Indonesia.

“Banyak SDA kita hanya dikeruk dan diangkut ke China, India, dan Eropa, sehingga masyarakat hanya menerima dampak buruknya,” tegasnya pada Kamis (18/12/2025).

Menurutnya, pemberian izin tambang yang terkesan menguntungkan seringkali justru merugikan karena turut berkontribusi terhadap bencana seperti yang terjadi di Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh.

Peneliti Center of Economics and Law Studies (Celios) Muhamad Saleh mengungkapkan bahwa estimasi total kerugian akibat bencana di Sumatera telah menyentuh angka Rp68,67 triliun. Angka kerugian yang masif tersebut dinilai tidak sebanding dengan perolehan sumbangan Dana Bagi Hasil (DBH) produksi sawit untuk provinsi yang terdampak bencana Sumatera.

19/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong Program Satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satu Desa Dampingan untuk menanggulangi kemiskinan di Jawa Tengah. Program ini diklaim mampu menurunkan angka kemiskinan Jawa Tengah sebesar 0,10%.

Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah, menyebut strategi itu sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat pedesaan. “Pertumbuhan ekonomi tidak fokus pada perkotaan, akan tetapi, saat ini dikejar, dimulai dari pedesaan. Kenapa dari pedesaan? Karena perkotaan itu penopangnya ya dari desa-desa, baik itu ketahanan pangannya yang dari desa yang dibawa ke perkotaan,” ujarnya pada Rabu (17/12/2025).

Selama periode 2019-2025, Program Satu Organisasi Perangkat Daerah Satu Desa Dampingan telah berhasil mengintervensi 452 Desa di 18 Kabupaten prioritas di Jawa Tengah yang memiliki angka kemiskinan di atas rata-rata provinsi Jateng dan nasional. Program itu juga telah menyerap Rp129 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD Provinsi, APBD Kabupaten, Dana Desa, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Baznas/UPZ, Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan, dan Komunitas.

Bisnis.com, SEMARANG — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indone...
19/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DI Yogyakarta mencatat bahwa tingkat reservasi hotel untuk periode 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026 masih berada pada kisaran 30-40%.

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono menyebut bahwa wilayah dengan tingkat reservasi tertinggi berada di wilayah tengah Kota Yogyakarta, khususnya di kawasan Malioboro dengan okupansi hotel mencapai 50%-60%. Sementara itu, hotel di wilayah lain di DIY masih mencatat tingkat hunian yang relatif lebih rendah.

“Kami berharap pada tanggal 30-31 Desember nanti okupansi dapat naik dengan wisatawan yang datang langsung ke hotel-hotel. Meski cara ini akan menyulitkan wisatawan nantinya, karena jika hotel yang dituju penuh maka mereka akan berkeliling Yogyakarta untuk mencari hotel, dan akhirnya menyebabkan kepadatan lalu lintas,” jelas Deddy, Senin (15/12/2025).

Bisnis.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa pengendalian harga pangan khusus...
15/12/2025

Bisnis.com, SEMARANG — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa pengendalian harga pangan khususnya cabai menjadi salah satu fokus pemerintah. Agustina menyebut harga cabai sempat menembus di atas Rp80.000 per kg salah satunya di Pasar Karangayu.

“Harga cabai sudah di atas Rp80.000. Tidak bisa, karena masyarakat Kota Semarang itu kalau makan nggak pedas sama dengan makan sesuatu nggak pakai garam. Itu sudah lifestyle,” ujar Agustina, dikutip Jumat (12/12/2025).

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkot Semarang mengaktifkan intervensi pasar melalui program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) dan Ketahanan Pangan Keliling Semarang (Kempling Semar). Menurutnya, dua program tersebut dapat digunakan untuk menggelar operasi pasar langsung di lokasi harga tinggi, termasuk di Pasar Karangayu.

Address

Jalan Sompok Baru No. 79
Semarang
50249

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+62248442852

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when semarang.bisnis.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to semarang.bisnis.com:

Share