10/01/2026
*Kurangilah Pinjol, Paylater
Hari ini, ber-utang itu mudah sekali. Klik, klik, dananya cair. Jutaan penduduk Indonesia tergoda pinjol dan paylater. Setahun lalu ada 15 juta akun aktif pinjol ini. Setahun berlalu, naik dua kali lipat, 30 juta akun. Ini belum menghitung paylater.
Sy sejak 5 tahun lalu aktif mengedukasi soal ini. Kali ini, akan sy bahas dari sisi 'ekonomi'-nya. Percayalah, sy itu lulusan FEUI, sy paham beginian.
Apa sih kerugian kalian saat pinjol?
1. Biaya admin.
Kalian pinjol 1 juta (misal), maka yg cair tdk utuh. Dipotong 5-10%. Ada memang yang mengklaim hanya 1%, tapi itu per kasus dan ada syarat tertentu. Maka, pahamilah, kalian pinjol 1 juta, kena potongan di depan 5%, harus lunas 1 bulan, itu tuh sadis sekali loh. Belum apa2, kalian sdh dibebani 5%. 1 bulan = 5 %, itu tuh setara 60% bunga setahun.
2. Bunga
OJK memang terus menurunkan bunga pinjol, per 1 Januari 2026, maksimal 0,1% per hari. Tapi itu tetap super tinggi my friend, 36,5% per tahun. Crazy. Tambahkan biaya admin, maka total jenderal kalian menanggung 50% lebih. Paham tidak? Kalian menikmati 10 juta hari ini, hanya utk membayar kembali 15 juta semua kenikmatan tsb.
3. Itu barang/uang habis begitu saja
Nah, ini rahasia lucunya. Kalian pinjol buat beli HP misalnya. Sudahlah kalian membayar 15 juta, itu HP nilainya terus berkurang. Kalian pinjol buat hal2 konsumtif, atau apapun alasannya, itu uang habis begitu saja loh, dan barangnya juga berkurang nilainya.
Ini tuh sedih sekali. Termasuk paylater. Meskipun diklaim tanpa biaya admin, bla bla, aduh, lagi2 itu tuh konsumtif. Kalian belanja karena dorongan keinginan, padahal duitnya tidak ada.
Maka, ayo kurangilah pinjol dan paylater ini. Kendalikan nafsu ngutangnya.
Sungguh, kalian sendiri yang untung saat kalian disiplin melawan keinginan ngutang loh. Sy tdk akan bahas soal agama, riba, nanti ada netizen yg malah ceramah balik 'Tere Liye kamu kan juga punya rekening bank konvensional, kan? Haram!'. Sy akan fokus ke poin, setiap kali kalian klik klik pinjol: kalian sedang membeli masalah di masa depan.
Uang yg kalian dapatkan sekarang, itu tuh kewajiban di masa depan. Kalian memasung diri sendiri.
*Tere Liye