10/01/2026
Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan plafon ruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro ambrol dan air hujan menggenangi ruangan. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/12/2025) sore saat gedung dalam kondisi kosong, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar membenarkan kejadian tersebut dan memastikan proses pembersihan serta perbaikan langsung dilakukan.
Menurut Umar, kerusakan terjadi di bagian atap tepat di atas pintu masuk ruang paripurna dengan luas area terdampak sekitar 25 x 5 meter.
Ambrolnya plafon diduga akibat kebocoran atap yang membuat air hujan tertampung hingga plafon tak mampu menahan beban. DPRD Bojonegoro berjanji memanggil dinas terkait untuk melakukan perbaikan permanen, mengingat gedung bernilai Rp77,8 miliar dari APBD 2022 itu baru diresmikan pada awal 2023.