16/01/2026
Zamzam adalah air yang dianggap sebagai air suci oleh umat Islam. Zamzam merupakan sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Kabah, berkedalaman 42 meter. Ilmuwan dari Jepang, Masaru Emoto menemukan rahasia pada air Zamzam. Namun sesungguhnya ilmu pengetahuan sekarang yang mengungkapkan rahasia baru tentang air Zamzam yang dipengaruhi oleh ayat-ayat Alquran. Meski disangkal pada awalnya. Namun penelitian air Zamzam malah menemukan fakta yang menakjubkan.Masaru Emoto pertama kali mulai bereksperimen soal air setelah dia membaca bahwa setiap kepingan salju yang jatuh dari langit adalah unik. Dia ingin membantah teori ini. Seperti naluri ilmiah mengatakan kepadanya bahwa ini tidak mungkin benar. Dia mengatakan, "Aku bertekat untuk membuktikan bahwa teori ini salah." Jadi, dia membeli laboratorium yang terdiri dari freezer dalam dengan regulator karena tidak ada cairan yang mengalami pembekuan mendadak yang dapat mengambil bentuk geometris. Seorang Muslim kemudian memperkenalkan Emoto dengan air Zamzam sehingga ia bisa bereksperimen dengannya. Emoto mengambil sampel air Zamzam. "Aku tidak bisa mengkristalkannya. Bahkan dengan mengencerkan air Zamzam dengan air suling," ujar Emoto. Namun akhirnya ia berhasil mengkristalisasi air Zamzam setelah mencairkannya menjadi 1000. Satu tetes Zamzam dicampur dengan 1000 tetes air suling dan dia mendapatkan kristal berbentuk unik. Dua kristal terbentuk satu di atas yang lain. Rekan Emoto mengatakan, kedua kristal itu bisa disebabkan oleh fakta bahwa air Zamzam terdiri dari dua kata Zam dan Zam (Allah tahu yang terbaik).
Emoto mengatakan, “Kolega Muslim saya menawarkan untuk membacakan ayat-ayat Alquran di atas air. Dia membeli tape recorder dan memainkan beberapa ayat Alquran dan kami mendapatkan kristal yang paling sempurna. Emoto menyelesaikan eksperimen ini yang berlangsung 15 tahun.
Ia menerbitkan buku lima jilid berjudul, 'Pesan dari Air'. Dia menulis, "Saya telah membuktikan bahwa air mampu berpikir, memahami, merasakan, dan mengekspresikan dirinya sendiri." Emoto menambahkan, "Kualitas dan kemurnian air Zamzam tidak akan ditemukan di tempat lain di bumi ini"