Pamanukan Pantura Istimewa

Pamanukan Pantura Istimewa Informasi Pamanukan Pantura,Jawabarat,dan Indonesia

SUPARNO BERKATA: DIMANA HEBATNYA DEDI MULYADI HANYA GUBERNUR KONTEN YANG MEMIKIRKAN PERUTNYA SENDIRI!Suparno aktivis bur...
15/01/2026

SUPARNO BERKATA: DIMANA HEBATNYA DEDI MULYADI HANYA GUBERNUR KONTEN YANG MEMIKIRKAN PERUTNYA SENDIRI!

Suparno aktivis buruh kembali memimpin demo buruh dalam orasinya dia Mengajak masa menutup 11 pintu tol dijabar sampe Kang Dedi taubatan nasuha, dia juga menyemangati masa demo untuk melawan Gubernur, Karena menurutnya Gubernur yang mereka lawan adalah Gubernur yg tidak pro terhadap rakyat, tapi Gubernur konten yang hanya memikirkan perutnya sendiri selanjutnya suparno menambahkan, "Dimana hebatnya Dedi Mulyadi?

Hebatnya cuma dimedsos. kita diplintir sampai-sampai Bang Iqbal presiden buruh suruh bikin perusahaan sendiri, karena perusahaan di Majalengka pindah

Sumber: Lembur Pakuan

SERAGAM SEKOLAH GRATIS RESMI DI BAGIKAN DI SMPN 2 PUSAKANAGARA, BUPATI SUBANG TARGETKAN JANGKAU SELURUH SISWA Program pe...
15/01/2026

SERAGAM SEKOLAH GRATIS RESMI DI BAGIKAN
DI SMPN 2 PUSAKANAGARA, BUPATI SUBANG
TARGETKAN JANGKAU SELURUH SISWA

Program pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa baru kelas 1 SD dan SMP resmi dimulai di Kabupaten Subang.

Launching perdana digelar di SMP Negeri 2 Pusakanagara, Rabu (15/1/2026) menyesuaikan), dan ditandai dengan penyerahan simbolis oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang Heri Sopandi, jajaran pejabat daerah, pihak sekolah, serta para orang tua siswa.

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Subang menyalurkan sekitar 90 ribu potong seragam sekolah untuk siswa baru jenjang SD dan SMP negeri di seluruh wilayah Subang.

Bupati Reynaldy mengakui proses produksi seragam sempat mengalami keterlambatan karena besarnya jumlah pesanan.

“Alhamdulillah, walaupun sempat ada kemunduran karena mengerjakan 90 ribu baju itu ternyata cukup lama. Tapi di akhir Desember seragamnya sudah selesai, hanya kemarin terpotong libur Natal dan Tahun Baru, sehingga baru bisa dibagikan sekarang,” ujarnya.

Ia berharap distribusi seragam dapat berjalan tepat sasaran dan merata ke seluruh sekolah.

“Insya Allah pendistribusian bisa tepat sasaran ke seluruh SD dan SMP yang ada di Kabupaten Subang,” tambahnya.

Lebih jauh, Reynaldy menegaskan pihaknya telah menginstruksikan jajarannya agar tidak terjadi keterlambatan pada tahun ajaran berikutnya.

“Saya sudah instruksikan, jangan sampai ada keterlambatan lagi di tahun ajaran baru 2026. Begitu siswa masuk, seragam harus sudah siap dibagikan,” tegasnya.

Bupati juga membeberkan cita-citanya agar program seragam gratis dapat diperluas hingga menjangkau seluruh siswa SD dan SMP pada akhir masa kepemimpinannya.

“Target saya, nanti seragam gratis ini bisa menyentuh seluruh siswa SD dan SMP, dari kelas 1 sampai kelas 6 SD, serta kelas 1 sampai kelas 3 SMP,” katanya.

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di Subang.

“Saya ingin pemerataan pendidikan tidak hanya dirasakan oleh sebagian masyarakat, tapi seluruh masyarakat Kabupaten Subang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Subang Heri Sopandi menjelaskan bahwa bantuan seragam tidak hanya diperuntukkan bagi siswa kelas 1 SD dan SMP.

“Selain siswa baru, seragam gratis juga diberikan kepada siswa dari keluarga miskin dan anak yatim piatu di jenjang lainnya,” jelas Heri.

Ia menambahkan, program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus menekan angka putus sekolah.

Kepala SMPN 2 Pusakanagara, Asep Wahyudin, menyambut baik kebijakan tersebut. Ia mengaku pihak sekolah dan orang tua siswa merasa terbantu.

“Kami sangat bersyukur dan bahagia. Program ini sangat positif dan berdampak langsung pada dunia pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu,” ungkapnya.

Asep berharap program seragam gratis dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

“Ini bukan hanya soal seragam, tapi juga tentang menumbuhkan semangat belajar dan rasa percaya diri siswa,” pungkasnya.

Sumber Berita:Tintahijaucom

2 ORANG ANGGOTA BOBOTOH MENINGGAL KECELAKAAN, VIKING SUBANG TUNTUT KEADILAN & DI USUT TUNTAS Komunitas pendukung Persib ...
14/01/2026

2 ORANG ANGGOTA BOBOTOH
MENINGGAL KECELAKAAN, VIKING SUBANG
TUNTUT KEADILAN & DI USUT TUNTAS

Komunitas pendukung Persib Bandung, Viking Subang, menyampaikan duka cita mendalam sekaligus pernyataan sikap tegas terkait insiden kecelakaan yang merenggut nyawa dua anggota mereka, Aep dan Putri.

Ketua Viking Subang, Akim, menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar Bobotoh di Subang merasa sangat kehilangan atas kepergian kedua korban. Ia mendesak pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

"Kami dari Viking Subang turut berbela sungkawa yang mendalam atas kejadian meninggalnya saudara kita Alm. Aep dan Alm. Putri," ujar Akim dalam keterangannya.

Tidak hanya sekadar berduka, Akim menegaskan bahwa pihak keluarga dan komunitas menuntut pertanggungjawaban hukum yang jelas. Ia meminta kepolisian segera mengamankan pelaku agar proses hukum dapat berjalan transparan.

"Kami pun menuntut keadilan untuk korban agar pelaku segera ditangkap dan mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya untuk korban," tegasnya.

Peristiwa memilukan ini menjadi sorotan tajam Viking Subang terhadap keamanan di jalan raya, terutama yang melibatkan kendaraan bertonase besar. Akim menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualifikasi pengemudi kendaraan besar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Berangkat dari sana, Akim mengimbau seluruh Bobotoh untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati saat berada di perjalanan.

Ia juga meminta pihak terkait (perusahaan transportasi dan dinas perhubungan) untuk lebih selektif dan ketat dalam memberikan izin serta melakukan kualifikasi kepada supir-supir mobil besar.

"Kami berharap para stakeholder lebih memperhatikan kualifikasi supir-supir mobil besar agar tidak terulang terus menerus hal seperti ini," pungkas Akim.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara dan pengawasan ketat terhadap armada angkutan besar di jalur-jalur rawan.(fsh)

Sumber Berita:Pasundanekspres

TAK PERLU KE KOTA PELAYANAN KTP DI KECAMATAN PAGADEN SUBANG MAKIN DEKAT HEMAT DAN CEPAT Pelayanan Administrasi Terpadu K...
14/01/2026

TAK PERLU KE KOTA PELAYANAN KTP
DI KECAMATAN PAGADEN SUBANG
MAKIN DEKAT HEMAT DAN CEPAT

Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, melayani pembuatan KTP dan Adminduk lainnya sebanyak 50 keping elektronik dalam sehari.

Program Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR SIP atau Kang Rey itu disebut berhasil, masyarakat semakin dekat mengurus pembuatan KTP nya, tidak jauh lagi harus ke UPTD atau kantor Disdukcapil, untuk masyarakat yang ingin mengurus penerbitan fisik kartu identitas tersebut.

"Rata-rata permintaan penerbitan fisik KTP elektronik di sini mencapai angka 50-an per hari dan KK mencetak rata-rata 15 KK per hari," ujar Sandi Sambas Kasie Pelayanan Umum Kecamatan Pagaden kepada Pasundan Ekspres, Selasa (13/1/2026).

Dia menuturkan bahwa cetak KTP elektronik (e-KTP) bisa selesai dalam satu hari kerja, bahkan bisa lebih cepat dari itu, beberapa jam atau menit, jika semua syarat lengkap, blangko tersedia, tidak ada kendala sistem, dan datang langsung ke Kecamatan.

"Pengurusan e-KTP masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis dan masyarakat dianjurkan untuk datang sendiri dengan persyaratan lengkap misal surat kehilangan dari kepolisian untuk KTP hilang, KK atau Ijazah serta dokumen kependudukan lainnya," tuturnya.

Warga pun merasa senang, karena pelayanan pembuatan KTP, KK dan Administersi Kependudukan lebih dekat, cepat dan hemat. Hal ini tentu menekan ongkos atau biaya transportasi. Yang penting bawa berkas persyaratan lengkap, sistem tak ada kendala dan matrial keping KTP tersedia.

"Pokoknya bagus, cepat dan hemat, asal lengkap berkasnya tak lama langsung jadi, gratis lagi," ujar Adi warga Pagaden.(dan/ded)

Sumber Berita: Pasundanekspres

GURU DI KEROYOK USAI TAMPAR SISWAYANG MENEGURNYA DENGAN KATA TIDAK PANTAS DI SMK 3 JAMBI Agus Saputra, guru SMK Negeri 3...
14/01/2026

GURU DI KEROYOK USAI TAMPAR SISWA
YANG MENEGURNYA DENGAN
KATA TIDAK PANTAS DI SMK 3 JAMBI

Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, terlibat keributan dengan sejumlah siswanya di lingkungan sekolah saat jam belajar, Selasa (13/1/2026). Insiden tersebut memperlihatkan Agus diker0y0k siswa serta mengacungkan ceIurit untuk membubarkan kerumunan.

Agus mengatakan kejadian bermula saat ia menegur siswa yang meneriakkan kata tidak pantas di dalam kelas. Saat diminta mengaku, siswa tersebut justru menantang, hingga Agus mengaku refleks menamp4r. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk penegakan disiplin.

Di sisi lain, siswa menuding Agus menghina murid dengan sebutan “miskin”, yang dibantah Agus dan disebutnya sebagai konteks motivasi. “Saya mengatakan, ‘kalau kita kurang mampu, kalau bisa jangan bertingkah macam-macam’. Itu secara motivasi pembicaraan,” ungkapnya. Mediasi sempat dilakukan, namun menemui jalan buntu.

Usai mediasi, Agus diker0y0k saat menuju ruang guru hingga mengalami mem4r. Keributan berlanjut hingga sore hari disertai lemp4ran batu. Agus menyebut ceIurit yang diacungkan hanya sebagai gertakan agar siswa membubarkan diri. Ia telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Sumber: Faktaindo

PELAKU PENGGELAPAN MOBIL DI DEPOKDITANGKAP OLEH POLISI POLRES SUBANGDI DEPAN CAFE DJHON PARUNG SUBANGPolres Subang berha...
14/01/2026

PELAKU PENGGELAPAN MOBIL DI DEPOK
DITANGKAP OLEH POLISI POLRES SUBANG
DI DEPAN CAFE DJHON PARUNG SUBANG

Polres Subang berhasil sergap terduga pelaku tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 KUHPid Baru. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan laporan polisi yang sebelumnya diterima oleh pihak Kepolisian Resor Metro Depok.

Kasus penggelapan tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Andri Hariansyah, yang bertindak sebagai perwakilan dari PT. Duta Karya Sintetika

Peristiwa penggelapan diketahui terjadi pada Senin (12/01/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, bertempat di gudang PT. Depok Distribusindo Raya yang berlokasi di wilayah Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Berdasarkan laporan, kejadian bermula saat pelapor melakukan pengecekan kendaraan operasional setelah kegiatan pengiriman barang.

Dari hasil pengecekan tersebut diketahui satu unit kendaraan belum kembali ke gudang dan tidak dapat dihubungi. Setelah dilakukan pelacakan melalui sistem pemantauan kendaraan, diketahui kendaraan tersebut telah keluar dari jalur distribusi dan berada di luar wilayah pengiriman.

Adapun barang yang diduga digelapkan berupa satu unit mobil Daihatsu Blind Van NBO tahun 2023 warna putih, satu unit handphone PDA, serta uang tunai, dengan total kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp.203.604.398,- (dua ratus tiga juta enam ratus empat ribu tiga ratus sembilan puluh delapan rupiah).

Pada tanggal 13 Januari 2026 sekira Pukul 12.30 WIB, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Subang menerima laporan masyarakat melalui WhatsApp bahwa telah terjadi tindak pidana penggelapan oleh seorang pria tidak dikenal, dan pada pukul 13.20 WIB, lokasi mobil eksekusi terdeteksi melalui GPS pada mobil dan terlihat melintas di wilayah kabupaten Subang tepatnya di Jalan Cagak.

Selanjutnya, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Subang IPDA Hary Santoso bersama Kanit Kamsel IPDA Herlina saling berkomunikasi untuk segera mengamankan terduga pelaku. Dan pada Pukul 13.41 WIB pelaku berhasil diamankan dan diketahui pelaku berinisial A.N.

Kini mobil dan terduga pelaku sudah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Subang dan masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Dan rencananya Kasus ini akan diserahkan ke Polda Metro Jaya.

Polres Subang menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas segala bentuk tindak pidana, khususnya kejahatan yang merugikan masyarakat dan dunia usaha, serta mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana yang terjadi di lingkungannya. (SriMS)

Sumber Berita: Ini JABAR

JELANG RAMADHAN DINAS SOSIAL SUBANG AKAN BERKORDINASI LINTAS SEKTOR TANGANI TEMPAT PROSTITUSI DI WILAYAH PANTURA Menjela...
13/01/2026

JELANG RAMADHAN DINAS SOSIAL SUBANG
AKAN BERKORDINASI LINTAS SEKTOR
TANGANI TEMPAT PROSTITUSI DI WILAYAH PANTURA

Menjelang bulan Ramadan, Dinas Sosial Kabupaten Subang akan segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor, mulai dari Satpol PP, DP2KBP3A, dan Dinas Kesehatan Subang, guna menangani tempat prostitusi di wilayah Pantura.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, yang menyatakan pihaknya akan melakukan penanganan terhadap tempat prostitusi di wilayah Pantura dan wilayah lainnya di Kabupaten Subang.

“Kami akan berkoordinasi dengan lintas sektor terkait bagaimana menangani persoalan ini, seperti DP2KBP3A terkait pemberdayaan perempuan, Dinas Kesehatan mengenai aspek kesehatan, serta Satpol PP untuk penertiban,” ujar Saeful saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (12/1/2025).

Tempat prostitusi yang dikenal dan menjadi hotspot antara lain berada di Jalan Enam (Janem) serta sejumlah tempat hiburan di sepanjang jalur Patokbeusi. Saeful mengatakan, pihaknya memiliki program pembinaan dan pelatihan bagi para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang berada di lokalisasi agar memiliki keterampilan lain, seperti menjahit, penata rambut (kapster), dan keterampilan lainnya.

“Itu ada di bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos). Kami siap membina dan melatih mereka agar mau beralih profesi,” katanya.

Sebelumnya, warga Cipendeuy, Kabupaten Subang, Asep Saefullah (55), meminta kepada Bupati Subang agar lokalisasi di wilayah Pantura ditertibkan. Ia menyoroti masih banyaknya perempuan di bawah umur yang berprofesi sebagai PSK dan secara terang-terangan menarik perhatian pria hidung belang untuk singgah ke kafe-kafe yang berjejer di sepanjang jalan Patokbeusi. “Pak Bupati, tolong ditertibkan, apalagi banyak anak di bawah umur yang secara terang-terangan memanggil pengendara di pinggir jalan,” kata Asep.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, belum lama ini menyatakan bahwa aduan masyarakat terkait lokalisasi prostitusi di wilayah Pantura menjadi perhatiannya dan akan segera ditangani. “Saya segera perintahkan Kepala Dinas Sosial Subang untuk menangani aduan masyarakat ini. Tentunya penanganan harus melibatkan lintas sektor,” ujarnya.

Sumber Berita: VIVA PURWASUKA

MENKES BUDI LARANG KERASPEREMPUAN PUNYA PASANGAN PEROKOKBISA DEKATKAN PADA KEMATIAN Menteri Kesehatan Republik Indonesia...
13/01/2026

MENKES BUDI LARANG KERAS
PEREMPUAN PUNYA PASANGAN PEROKOK
BISA DEKATKAN PADA KEMATIAN

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan peringatan keras bagi perempuan mengenai risiko memiliki pasangan yang merokok. Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya , Budi menekankan bahwa kebiasaan merokok tidak hanya merusak kesehatan perokok, tapi juga mengancam orang-orang di sekitarnya, khususnya perempuan.

"Buat para perempuan, termasuk anak kamu sendiri, jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar. Dia yang merokok, tapi tubuhmu yang harus nanggung," ujar Budi.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa kesehatan perempuan harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan hidup, termasuk dalam memilih pasangan. Paparan asap rokok dari pasangan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat menimbulkan dampak serius bagi tubuh perempuan.

Budi menjelaskan bahwa bahaya rokok tidak berhenti pada asap yang dihirup langsung. Sisa racun yang menempel pada udara, pakaian, rambut, hingga permukaan sekitar dapat masuk ke tubuh secara diam-diam. Kondisi ini membuat perempuan menjadi perokok pasif bahkan thirdhand smoker, terpapar zat beracun dari residu rokok yang sulit dihindari.

"Asap rokok yang nempel di udara, di baju, di rambut, bahkan di kulit, itu bisa masuk ke tubuhmu tanpa disadari," kata Budi.

Sumber Berita: LIPUTAN6DOTCOM

SUPIR DUMP TRUK PENABRAK BOBOTOH ASAL SUBANG KABURPOLISI MASIH LAKUKAN PENYELIDIKAN Polisi masih memburu sopir dump truk...
13/01/2026

SUPIR DUMP TRUK PENABRAK
BOBOTOH ASAL SUBANG KABUR
POLISI MASIH LAKUKAN PENYELIDIKAN

Polisi masih memburu sopir dump truk yang terlibat kecelakaan maut hingga menewaskan dua Bobotoh Persib di Kabupaten Subang.

Pengemudi dump truk tersebut diketahui melarikan diri usai peristiwa kecelakaan dan hingga kini belum diamankan.

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Asep Saepudin membenarkan, sopir dump truk bernomor polisi B-9923-TYY kabur setelah menabrak sejumlah kendaraan di persimpangan lampu merah.

“Dump truk melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan besar tersebut menabrak sepeda motor Honda Vario, Honda Scoopy, dan Vespa yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Saat ini pengemudi dump truk masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Asep Saepudin, saat ditemui Pasundan Ekspres, Senin (12/1/2026).

Ia menegaskan, pihak kepolisian telah mengamankan dump truk yang diketahui bermuatan batu sirtu sebagai barang bukti. Namun saat ditemukan di lokasi kejadian, sopir tidak berada di tempat.

“Upaya pencarian sedang dilakukan. Truk sudah diamankan, namun untuk sopir memang belum karena yang bersangkutan benar kabur,” ungkapnya.

Meski demikian, Asep memastikan bahwa identitas terduga pengemudi dump truk telah dikantongi oleh penyidik.

Polisi pun membuka kemungkinan melakukan upaya paksa apabila tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan untuk menyerahkan diri.

“Kalau tidak ada itikad baik, kami akan lakukan upaya paksa penjemputan. Di samping itu, dari pihak kepolisian kami sudah mengetahui identitas terduga pelaku,” tegasnya.

Dalam penanganan perkara tersebut, petugas telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat.

Dump truk diamankan di Kantor Damkar Kabupaten Subang, sementara tiga sepeda motor dibawa ke Polres Subang guna kepentingan penyelidikan.

“Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Subang masih terus mendalami kasus kecelakaan tersebut dengan memeriksa saksi-saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap secara utuh kronologi peristiwa,” jelas Asep.

Asep mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, baik siang maupun malam hari.

“Himbauan kami, dalam berkendara, baik siang maupun malam, tetap patuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (cdp)

Sumber Berita: Pasundanekspres

Potret Tanah Merah di Jalan Utama Warung Cendol-Rancaudik Tambakdahan Subang
13/01/2026

Potret Tanah Merah di Jalan Utama Warung Cendol-Rancaudik Tambakdahan Subang

PEMKAB SUBANG ANGGARKAN RP 24,9 MILIAR UNTUK PILKADES SERENTAK DI 165 DESAPemerintah Kabupaten Subang menetapkan anggara...
13/01/2026

PEMKAB SUBANG ANGGARKAN
RP 24,9 MILIAR UNTUK
PILKADES SERENTAK DI 165 DESA

Pemerintah Kabupaten Subang menetapkan anggaran sebesar Rp24,9 miliar untuk membiayai pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 165 desa yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Anggaran tersebut menjadi salah satu komponen utama dalam persiapan Pilkades serentak yang disebut sebagai agenda demokrasi desa terbesar di Subang dalam lima tahun terakhir.

Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa (PKAD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Subang, Wawan Gunawan, mengatakan alokasi Rp24,9 miliar merupakan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Awalnya kami mengusulkan anggaran sekitar Rp33 miliar. Namun setelah dilakukan pembahasan dan penyesuaian dengan TAPD, ditetapkan sebesar Rp24,9 miliar,” ujar Wawan, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan rasionalisasi belanja daerah agar tetap sejalan dengan kemampuan fiskal Pemkab Subang.

Meski mengalami pengurangan hampir Rp8 miliar dari usulan awal, DPMD memastikan anggaran tersebut tetap mencukupi untuk membiayai seluruh tahapan Pilkades.

“Anggaran ini diprioritaskan untuk kebutuhan utama, seperti pengadaan logistik, honorarium panitia dan petugas, distribusi perlengkapan pemungutan suara, hingga pengamanan,” katanya.

Wawan menegaskan, efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelaksanaan Pilkades maupun hak politik masyarakat desa.

“Substansi demokrasi tetap menjadi prioritas. Kami pastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan fasilitas pemilihan yang layak,” tegasnya.

Dua Desa Jadi Lokasi Uji Coba E-Voting
Selain menetapkan anggaran, Pemkab Subang juga menyiapkan inovasi dalam pelaksanaan Pilkades 2026 dengan menerapkan uji coba sistem pemungutan suara elektronik (e-voting).

Dua desa yang ditunjuk sebagai proyek percontohan adalah Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan, dan Desa Sukasari.

Melalui e-voting, pemerintah daerah menargetkan proses pemungutan dan penghitungan suara dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan transparan, sekaligus menekan potensi kesalahan administrasi dan sengketa hasil pemilihan.

Namun, DPMD mengakui penerapan sistem digital tersebut juga membutuhkan dukungan anggaran tambahan, terutama untuk penyediaan perangkat, pelatihan petugas, serta sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami siapkan simulasi dan sosialisasi agar masyarakat tidak kesulitan saat menggunakan sistem e-voting nanti,” ujar Wawan.

DPMD menargetkan seluruh tahapan persiapan, baik teknis Pilkades maupun kesiapan anggaran dan e-voting, dapat rampung sebelum akhir 2026.

Pemkab Subang berharap Pilkades serentak di 165 desa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta menjadi langkah awal penerapan sistem pemilihan desa berbasis teknologi di daerah tersebut.

Sumber Berita: Tintahijaucom

KECELAKAAN LALULINTAS DI JALAN RAYARANCAKERTA TAMBAKDAHAN SUBANG Melibatkan DUA KENDARAAN SEPEDA MOTOR Kecelakaan lalu l...
13/01/2026

KECELAKAAN LALULINTAS DI JALAN RAYA
RANCAKERTA TAMBAKDAHAN SUBANG
Melibatkan DUA KENDARAAN SEPEDA MOTOR

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Rancakerta, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada malam Selasa dinihari, 13 Januari 2026.

Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan roda dua (R2). Dalam kejadian itu, salah satu sepeda motor mengalami benturan hingga korban dan kendaraan terjatuh di dekat ban truk gandeng, nyaris tergilas.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang laki-laki dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara dua orang laki-laki lainnya mengalami luka ringan dan luka berat, lalu segera dilarikan ke Rumah Sakit PMC Pamanukan untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini, kasus kecelakaan masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polsek Binong bersama Polres Subang guna penyelidikan lebih lanjut.



Sumber Berita: Gabriel Adamara

Address

Subang

Telephone

+6283195689230

Website

https://www.tiktok.com/@pamanukanpantura_

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pamanukan Pantura Istimewa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pamanukan Pantura Istimewa:

Share