Tpq jamiatul mukhlisin

Tpq jamiatul mukhlisin assalamualaikum, inshaallah ๐ŸŽ‰

10/01/2026

Orang yang bertauhid kepada Allah Azza wa Jalla akan mendapatkan petunjuk yang sempurna, dan kelak di akhirat akan mendapatkan rasa aman.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽู„ู’ุจูุณููˆุง ุฅููŠู…ูŽุงู†ูŽู‡ูู… ุจูุธูู„ู’ู…ู ุฃููˆู„ูŽูฐุฆููƒูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ู†ู ูˆูŽู‡ูู… ู…ู‘ูู‡ู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ

โ€œOrang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk. โ€ [Al-Anโ€™aam/6 : 82]

08/01/2026

Malam jumat!!!!!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa membaca Surat Al Kahfi pada malam Jumat, maka akan dipancarkan cahaya dari dirinya hingga ke Baitul Atiq." (HR Ad-Darimi).
Cahaya ini akan menjadi petunjuk dan perlindungan bagi mereka yang rajin membaca Surat Al Kahfi.

-ayat

04/01/2026

Jika kalian membaca surah al fatihah saat sholat jangan terlalu cepat ya!!!

Rasulullah Shollallahuโ€™alaihi Wasallam bersabda : Allaah Subhaanahu wa Taโ€™alaa berfirman, โ€˜Aku bagikan sholat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.โ€™

Bila seorang hamba berkata. โ€˜Segala puji bagi Allah. Tuhan semesta alam,โ€™ Allah berfirman, โ€˜Hamba-Ku telah memuji-Ku.โ€™ Bila ia berkata, โ€˜Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,โ€™ Allah berfirman, โ€˜Hamba-Ku telah menyanjung-Ku.โ€™ Bila ia berkata, โ€˜Yang Menguasai hari pembalasan,โ€™ maka Allah berfirman, Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku,โ€™ dan adakalanya sesekali berfirman, _Hamba-Ku telah berserah diri kepada-Kuโ€™ Bila ia berkata, Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan,โ€™ maka Allah berfirman, โ€˜Ini antara diri-Ku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.โ€™ Bila ia berkata, โ€˜Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (p**a jalan) mereka yang sesat,โ€™ maka Allah berfirman, โ€˜Ini untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku yang dia minta.โ€

03/01/2026

Bismillaah ...

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasรปlullรขh Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ู„ูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽู†ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฒูŽู…ูŽุงู†ูŒ ู„ูŽุง ูŠูุจูŽุงู„ููŠ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุกู ุจูู…ูŽุง ุฃูŽุฎูŽุฐูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽู…ูู†ู’ ุญูŽู„ูŽุงู„ู ุฃูŽู…ู’ ู…ูู†ู’ ุญูŽุฑูŽุงู…ู

Sungguh akan datang suatu masa, saat itu manusia tidak lagi peduli dengan cara apa dia menghasilkan harta, apakah dari sesuatu yang halal ataukah haram ! [HR. Bukhari]

bismillah ....
19/12/2025

bismillah ....

Bismillah ....
22/11/2025

Bismillah ....

Kisah Imam Ahmad dan Istighfar Penjual Roti.Imam Ahmad bin Hanbal ra (murid Imam Syafi'i) dikenal juga sebagai Imam Hanb...
15/11/2025

Kisah Imam Ahmad dan Istighfar Penjual Roti.

Imam Ahmad bin Hanbal ra (murid Imam Syafi'i) dikenal juga sebagai Imam Hanbali. dimasa akhir hidup beliau bercerita, "satu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak,".

Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada hajat. Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah. Beliau bercerita "saat tiba disana waktu Isya', saya ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat". Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya "kenapa syaikh, mau ngapain disini?". (kata "syaikh" bisa dipakai untuk 3 panggilan, bisa untuk orang tua, orang kaya ataupun orang yang berilmu. Panggilan Syaikh dikisah ini panggilan sebagai orang tua, karena imam Ahmad kelihatan sebagai orang tua).

Marbot tidak tau kalau beliau adalah Imam Ahmad. Dan Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya. Di Irak, semua orang kenal siapa imam Ahmad, seorang ulama besar dan ahli hadis, sejuta hadis dihafalnya, sangat shalih dan zuhud. Zaman itu tidak ada foto sehingga orang tidak tahu wajahnya, cuma namanya sudah terkenal. Kata imam Ahmad "saya ingin istirahat, saya musafir". Kata marbot, "tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid. Imam Ahmad melanjutkan bercerita "saya didorong-dorong oleh orang itu disuruh keluar dari masjid, Setelah keluar masjid, maka dikuncilah pintu masjid.

Lalu saya ingin tidur di teras masjid." Ketika sudah berbaring di teras masjid marbotnya datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad. "Mau ngapain lagi syaikh?" Kata marbot. "Mau tidur, saya musafir" kata imam Ahmad. Lalu marbot berkata, "di dalam masjid tidak boleh, di teras masjid juga tidak boleh". Imam Ahmad diusir. Imam Ahmad bercerita " saya didorong-dorong sampai jalanan". Di samping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat dan menjual roti). Penjual roti ini sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot tadi. Saat imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh "mari syaikh, anda boleh nginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil".

Kata imam Ahmad "baik". Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yang sedang membuat roti (dengan tidak memperkenalkan siapa dirinya, hanya bilang sebagai musafir). Penjual roti ini punya perilaku tersendiri, kalau imam Ahmad ngajak ngomong, dijawabnya. Kalau tidak, dia terus membuat adonan roti sambil melafalkan istighfar, Astaghfirullah. Saat meletakkan garam astaghfirullah, memecahkan telur astaghfirullah, mencampur gandum astaghfirullah. Selalu mengucap istighfar.

Imam Ahmad memperhatikan terus. Lalu imam Ahmad bertanya "sudah berapa lama kamu lakukan ini?". Orang itu menjawab "sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan". Imam Ahmad bertanya : "apa hasil dari perbuatanmu ini?", orang itu menjawab "(lantaran wasilah istighfar) tidak ada hajat yang saya minta , kecuali pasti dikabulkan Allah. semua yang saya minta ya Allah...., langsung diterima". (memang Nabi saw pernah bersabda :"siapa yang menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangkanya). Lalu orang itu melanjutkan "semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yang belum Allah kabulkan".

Imam Ahmad penasaran kemudian bertanya "apa itu?". Kata orang itu "saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad". seketika itu juga imam Ahmad bertakbir, "Allahuakbar, Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah dan bahkan sampai didorong-dorong oleh marbot masjid itu sampai ke jalanan karena istighfarmu"..(penjual roti terperanjat, memuji Allah, ternyata yang di depannya adalah Imam Ahmad).

dari sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu โ€˜anhuma. Beliau mengkisahkan, โ€œAku pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜...
08/11/2025

dari sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu โ€˜anhuma. Beliau mengkisahkan, โ€œAku pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda :

Ada tiga orang dari umat sebelum kalian bepergian dalam sebuah perjalanan. Di tengah perjalanan, mereka bermalam di sebuah gua. Mereka pun masuk ke dalam gua tersebut. Tiba-tiba batu besar jatuh dari gunung sampai menutupi mulut gua. Lalu mereka berkata, โ€˜Tidak ada yang dapat menyelamatkan kalian dari batu besar ini, kecuali berdoa kepada Allah dengan perantara amal-amal saleh kalian.โ€
Lalu seorang dari mereka memanjatkan doa, โ€˜Ya Allah, dulu aku punya dua orang tua yang sudah lanjut usia. Aku tidak pernah memberi susu kepada siapa pun sebelum kepada mereka berdua. Pada suatu hari, aku pergi untuk suatu keperluan. Saat aku p**ang, ternyata keduanya telah tertidur. Aku bergegas memerahkan susu, namun kudapati beliau berdua masih tertidur. Aku bertekad tidak akan memberikan minum susu itu kepada keluarga atau budakku sebelum kedua orang-tuaku meminumnya. Maka, aku menunggu mereka bangun, sambil tanganku memegang gelas yang terisi susu hingga fajar subuh tiba. Keduanya lalu terbangun kemudian meminum susu tersebut.

Ya Allah, jikalau perbuatan itu benar-benar aku kerjakan ikhlas karena mengharap wajah-Mu, maka hilangkanlah kesulitan berupa batu besar yang ada di hadapan kami ini.โ€™ Batu besar itu tiba-tiba terbuka sedikit, namun celahnya belum cukup dilalui mereka untuk keluar dari gua.

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam melanjutkan kisah, โ€˜Yang lain kemudian ikut berdoa, โ€˜Ya Allah, aku punya sepupu perempuan. Dahulu ia adalah orang yang paling aku cintai. Aku sangat berharap ia menjadi kekasihku. Namun, ia menolak cintaku. Setelah berlalu beberapa tahun, ia mendatangiku karena sedang butuh uang. Aku pun memberi 120 dinar dengan syarat ia mau tidur satu ranjang denganku (berzina). Ternyata ia mau. Sampai ketika aku ingin menyetubuhinya, wanita itu berucap, โ€˜Tidak halal bagimu membuka cincin kecuali dengan cara yang halal (maksudnya dengan akad nikah).โ€ Kata-kata itu tiba-tiba membuatku sadar. Sehingga aku urungkan hasrat buruk itu dan aku pergi meninggalkannya. Padahal wanita itu orang yang paling aku cintai. Aku tinggalkan dia bersama kepingan emas yang sudah aku berikan kepadanya.
Ya Allah, jikalau perbuatan itu benar-benar aku kerjakan ikhlas karena mengharap wajah-Mu, maka hilangkanlah kesulitan berupa batu besar yang ada di hadapan kami ini.โ€™ Batu besar itu tiba-tiba kembali bergeser membuka, namun celahnya belum cukup dilalui mereka untuk keluar dari gua.

Muslim.or.id

Hadis Tentang Tiga Orang Terkunci di Dalam Gua
Ahmad Anshori, Lc oleh Ahmad Anshori, Lc 26 November 2021
Tiga Orang dalam Gua
Bismillahโ€ฆ.

Hadis yang mengisahkan tentang tiga orang yang berada di dalam gua yang terkunci oleh batu besar yang menutupi mulut gua diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu โ€˜anhuma. Beliau mengkisahkan, โ€œAku pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda,

ุงู†ู’ุทูŽู„ูŽู‚ูŽ ุซูŽู„ุงูŽุซูŽุฉู ุฑูŽู‡ู’ุทู ู…ูู…ูŽู‘ู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽูƒูู…ู’ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฃูŽูˆูŽูˆูุง ุงู„ู’ู…ูŽุจููŠุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุบูŽุงุฑู ููŽุฏูŽุฎูŽู„ููˆู‡ู ุŒ ููŽุงู†ู’ุญูŽุฏูŽุฑูŽุชู’ ุตูŽุฎู’ุฑูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุจูŽู„ู ููŽุณูŽุฏูŽู‘ุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ุบูŽุงุฑูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูู†ู’ุฌููŠูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุตูŽู‘ุฎู’ุฑูŽุฉู ุฅูู„ุงูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฏู’ุนููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุจูุตูŽุงู„ูุญู ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ููƒูู…ู’

โ€˜Ada tiga orang dari umat sebelum kalian bepergian dalam sebuah perjalanan. Di tengah perjalanan, mereka bermalam di sebuah gua. Mereka pun masuk ke dalam gua tersebut. Tiba-tiba batu besar jatuh dari gunung sampai menutupi mulut gua. Lalu mereka berkata, โ€˜Tidak ada yang dapat menyelamatkan kalian dari batu besar ini, kecuali berdoa kepada Allah dengan perantara amal-amal saleh kalian.โ€

ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูู‰ ุฃูŽุจูŽูˆูŽุงู†ู ุดูŽูŠู’ุฎูŽุงู†ู ูƒูŽุจููŠุฑูŽุงู†ู ุŒ ูˆูŽูƒูู†ู’ุชู ู„ุงูŽ ุฃูŽุบู’ุจูู‚ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ุงู‹ ูˆูŽู„ุงูŽ ู…ูŽุงู„ุงู‹ ุŒ ููŽู†ูŽุฃูŽู‰ ุจูู‰ ููู‰ ุทูŽู„ูŽุจู ุดูŽู‰ู’ุกู ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุŒ ููŽู„ูŽู…ู’ ุฃูุฑูุญู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ูŽุง ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู†ูŽุงู…ูŽุง ุŒ ููŽุญูŽู„ูŽุจู’ุชู ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุบูŽุจููˆู‚ูŽู‡ูู…ูŽุง ููŽูˆูŽุฌูŽุฏู’ุชูู‡ูู…ูŽุง ู†ูŽุงุฆูู…ูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽูƒูŽุฑูู‡ู’ุชู ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุบู’ุจูู‚ูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ุงู‹ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุงู„ุงู‹ ุŒ ููŽู„ูŽุจูุซู’ุชู ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽุฏูŽุญู ุนูŽู„ูŽู‰ ูŠูŽุฏูŽู‰ูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ุชูŽุธูุฑู ุงุณู’ุชููŠู‚ูŽุงุธูŽู‡ูู…ูŽุง ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุจูŽุฑูŽู‚ูŽ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู ุŒ ููŽุงุณู’ุชูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽุง ููŽุดูŽุฑูุจูŽุง ุบูŽุจููˆู‚ูŽู‡ูู…ูŽุง ุŒ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชู ููŽุนูŽู„ู’ุชู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงุจู’ุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ููƒูŽ ููŽููŽุฑูู‘ุฌู’ ุนูŽู†ูŽู‘ุง ู…ูŽุง ู†ูŽุญู’ู†ู ูููŠู‡ู ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุตูŽู‘ุฎู’ุฑูŽุฉู ุŒ ููŽุงู†ู’ููŽุฑูŽุฌูŽุชู’ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุทููŠุนููˆู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูุฑููˆุฌูŽ

โ€˜Lalu seorang dari mereka memanjatkan doa, โ€˜Ya Allah, dulu aku punya dua orang tua yang sudah lanjut usia. Aku tidak pernah memberi susu kepada siapa pun sebelum kepada mereka berdua. Pada suatu hari, aku pergi untuk suatu keperluan. Saat aku p**ang, ternyata keduanya telah tertidur. Aku bergegas memerahkan susu, namun kudapati beliau berdua masih tertidur. Aku bertekad tidak akan memberikan minum susu itu kepada keluarga atau budakku sebelum kedua orang-tuaku meminumnya. Maka, aku menunggu mereka bangun, sambil tanganku memegang gelas yang terisi susu hingga fajar subuh tiba. Keduanya lalu terbangun kemudian meminum susu tersebut.

Ya Allah, jikalau perbuatan itu benar-benar aku kerjakan ikhlas karena mengharap wajah-Mu, maka hilangkanlah kesulitan berupa batu besar yang ada di hadapan kami ini.โ€™ Batu besar itu tiba-tiba terbuka sedikit, namun celahnya belum cukup dilalui mereka untuk keluar dari gua.

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ูู‘ โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ยซ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุขุฎูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ู„ูู‰ ุจูู†ู’ุชู ุนูŽู…ูู‘ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุฃูŽุญูŽุจูŽู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฅูู„ูŽู‰ูŽู‘ ุŒ ููŽุฃูŽุฑูŽุฏู’ุชูู‡ูŽุง ุนูŽู†ู’ ู†ูŽูู’ุณูู‡ูŽุง ุŒ ููŽุงู…ู’ุชูŽู†ูŽุนูŽุชู’ ู…ูู†ูู‘ู‰ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฃูŽู„ูŽู…ูŽู‘ุชู’ ุจูู‡ูŽุง ุณูŽู†ูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณูู‘ู†ููŠู†ูŽ ุŒ ููŽุฌูŽุงุกูŽุชู’ู†ูู‰ ููŽุฃูŽุนู’ุทูŽูŠู’ุชูู‡ูŽุง ุนูุดู’ุฑููŠู†ูŽ ูˆูŽู…ูุงุฆูŽุฉูŽ ุฏููŠู†ูŽุงุฑู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูุฎูŽู„ูู‘ู‰ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูู‰ ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู†ูŽูู’ุณูู‡ูŽุง ุŒ ููŽููŽุนูŽู„ูŽุชู’ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุฏูŽุฑู’ุชู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽุชู’ ู„ุงูŽ ุฃูุญูู„ูู‘ ู„ูŽูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽููุถูŽู‘ ุงู„ู’ุฎูŽุงุชูŽู…ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุจูุญูŽู‚ูู‘ู‡ู . ููŽุชูŽุญูŽุฑูŽู‘ุฌู’ุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ูˆูู‚ููˆุนู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุŒ ููŽุงู†ู’ุตูŽุฑูŽูู’ุชู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู‡ู’ู‰ูŽ ุฃูŽุญูŽุจูู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฅูู„ูŽู‰ูŽู‘ ูˆูŽุชูŽุฑูŽูƒู’ุชู ุงู„ุฐูŽู‘ู‡ูŽุจูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุฃูŽุนู’ุทูŽูŠู’ุชูู‡ูŽุง ุŒ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชู ููŽุนูŽู„ู’ุชู ุฐูŽู„ููƒูŽ ุงุจู’ุชูุบูŽุงุกูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ููƒูŽ ููŽุงูู’ุฑูุฌู’ ุนูŽู†ูŽู‘ุง ู…ูŽุง ู†ูŽุญู’ู†ู ูููŠู‡ู . ููŽุงู†ู’ููŽุฑูŽุฌูŽุชู ุงู„ุตูŽู‘ุฎู’ุฑูŽุฉู ุŒ ุบูŽูŠู’ุฑูŽ ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ูู…ู’ ู„ุงูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽุทููŠุนููˆู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูุฑููˆุฌูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง

โ€˜Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam melanjutkan kisah, โ€˜Yang lain kemudian ikut berdoa, โ€˜Ya Allah, aku punya sepupu perempuan. Dahulu ia adalah orang yang paling aku cintai. Aku sangat berharap ia menjadi kekasihku. Namun, ia menolak cintaku. Setelah berlalu beberapa tahun, ia mendatangiku karena sedang butuh uang. Aku pun memberi 120 dinar dengan syarat ia mau tidur satu ranjang denganku (berzina). Ternyata ia mau. Sampai ketika aku ingin menyetubuhinya, wanita itu berucap, โ€˜Tidak halal bagimu membuka cincin kecuali dengan cara yang halal (maksudnya dengan akad nikah).โ€ Kata-kata itu tiba-tiba membuatku sadar. Sehingga aku urungkan hasrat buruk itu dan aku pergi meninggalkannya. Padahal wanita itu orang yang paling aku cintai. Aku tinggalkan dia bersama kepingan emas yang sudah aku berikan kepadanya.

Baca Juga: Hikmah dari Variasi Bacaan Doa dan Dzikir

Ya Allah, jikalau perbuatan itu benar-benar aku kerjakan ikhlas karena mengharap wajah-Mu, maka hilangkanlah kesulitan berupa batu besar yang ada di hadapan kami ini.โ€™ Batu besar itu tiba-tiba kembali bergeser membuka, namun celahnya belum cukup dilalui mereka untuk keluar dari gua.

โ€˜Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam melanjutkan, โ€˜Orang ketiga juga berdoโ€™a, โ€˜Ya Allah, dulu aku punya beberapa pegawai. Gaji aku berikan kepada mereka. Namun, ada satu pegawai saya yang berhenti bekerja kepada saya. Dia pergi meninggalkan jatah gajinya. Gaji itupun aku kembangkan hingga menghasilkan banyak harta. Setelah beberapa waktu, pegawai itu datang menemuiku. Ia menagih padaku, โ€˜Wahai hamba Allah, saya ingin mengambil gajiku yang belum saya ambil dahulu.โ€™ Maka aku menjawab, โ€˜Semua yang kamu lihat ini, berupa unta, sapi, kambing, dan budak adalah gajimu yang belum kamu ambil.โ€™ Maka ia menjawab, โ€˜Wahai hamba Allah! Jangan bercanda denganku!โ€™ Aku menjawab, โ€˜Saya tidak bercanda denganmu.โ€™ Kemudian semua harta diserahkan pada si pegawai tanpa sisa sedikitpun.

Ya Allah, jikalau perbuatan itu benar-benar aku kerjakan ikhlas karena mengharap wajah-Mu, maka hilangkanlah kesulitan berupa batu besar yang ada di hadapan kami ini.โ€™ Gua yang sebelumnya tertutup pun terbuka. Akhirnya mereka semua dapat keluar.โ€ (Muttafaqun โ€˜alaih. HR. Bukhari no. 2272 dan Muslim no. 2743)

.*ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ูJika kalian belum punya Anak bacalah surah maryam dari ayat 1-1...
05/11/2025

.*ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู

Jika kalian belum punya Anak bacalah surah maryam dari ayat 1-11 disitu ada tutorial cara berdoa kepada Allah, dan disitu ada jawaban untuk kalian yang membuat kalian semangat lagi untuk mencoba .....

.*ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ูKisah islami ....Uwais Al-Qarni bukan pemuda terkenal. Dia misk...
03/11/2025

.*ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู

Kisah islami ....

Uwais Al-Qarni bukan pemuda terkenal. Dia miskin dan memiliki penyakit kulit. Namun, ia pernah disebut Rasulullah SAW sebagai pemuda yang sangat dicintai Allah dan terkenal di langit.

Dikisahkan, Uwais al Qarni sehari-hari mencari nafkah dengan berdagang dan menggembala kambing milik orang lain. Dia masuk Islam setelah beberapa sahabat yang diutus Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berdakwah di Yaman.

Di rumahnya yang kecil dan reyot, Uwais al Qarni hidup berdua dengan sang ibu yang seorang tunanetra. Satu hari, dia berkata, "Tidak akan pernah terlontarkan dari mulut ibuku, kecuali akan kulakukan yang dia inginkan."

"Wahai Uwais, ibu sudah tua. Andai kematian mendatangi ibu, ada keinginan yang ibu ingin sampaikan," kata Ibunya satu waktu.

"Apa itu, Ibu? Katakan," jawab Uwais al Qarni penasaran. "Ibu ingin pergi haji," jelas sang ibu yang sudah sangat renta kepada Uwais al Qarni.

Uwais termenung, memikirkan bagaimana mewujudkan hal itu, sedangkan mereka berjarak ribuan kilometer dari Tanah Suci dan keadaannya sangat miskin. Namun Uwais tidak menyerah. Dia mendapat cara untuk melatih dirinya agar dapat menggendong ibunya ke Kota Makkah.

Dia membeli seekor anak sapi yang setiap hari digendongnya menaiki puncak gunung. Naik-turun, naik-turun, tiada henti. Delapan bulan berselang, fisik Uwais terbentuk, besar, dan kuat menggendong.

Kemudian mulailah ibunya digendong, menempuh jarak yang sangat jauh menuju Makkah untuk berhaji. Di sana, sang ibu diajak tawaf 7 putaran sampai selesai, lalu dibawa ke makam Nabi Ibrahim untuk salat 2 rakaat, dan sai. ...

Ketika Abu Hurairah ketemu setan!!Tahukah kalian bahwa sahabat mulia Abu Hurairah pernah mendapat pengajaran ilmu dari s...
31/10/2025

Ketika Abu Hurairah ketemu setan!!

Tahukah kalian bahwa sahabat mulia Abu Hurairah pernah mendapat pengajaran ilmu dari setan? Dia pernah diajarkan ayat kursi dan diberitahukan manfaatnya oleh setan bahwa dengan membaca ayat kursi sebelum tidur, Allah akan memberikan penjagaan dan setan pun tidak mengganggu hingga pagi hari. Hal ini yang menunjukkan keutamaan ayat kursi.

Dalam Shahih Bukhari disebutkan kisah di atas secara lengkap sebagai berikut :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah mewakilkan padaku untuk menjaga zakat Ramadhan (zakat fitrah). Lalu ada seseorang yang datang dan menumpahkan makanan dan mengambilnya. Aku pun mengatakan, โ€œDemi Allah, aku benar-benar akan mengadukanmu pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam.โ€ Lalu ia berkata, โ€œAku ini benar-benar dalam keadaan butuh. Aku memiliki keluarga dan aku pun sangat membutuhkan ini.โ€ Abu Hurairah berkata, โ€œAku membiarkannya. Lantas di pagi hari, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berkata padaku: โ€œWahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?โ€ Aku pun menjawab, โ€œWahai Rasulullah, dia mengadukan bahwa dia dalam keadaan butuh dan juga punya keluarga. Oleh karena itu, aku begitu kasihan padanya sehingga aku melepaskannya.โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œDia telah berdusta padamu dan dia akan kembali lagi.โ€

Aku pun tahu bahwasanya ia akan kembali sebagaimana yang Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam katakan. Aku pun mengawasinya, ternyata ia pun datang dan menumpahkan makanan, lalu ia mengambilnya. Aku pun mengatakan, โ€œAku benar-benar akan mengadukanmu pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam.โ€ Lalu ia berkata, โ€œBiarkanlah aku, aku ini benar-benar dalam keadaan butuh. Aku memiliki keluarga dan aku tidak akan kembali setelah itu.โ€ Abu Hurairah berkata, โ€œAku pun menaruh kasihan padanya, aku membiarkannya. Lantas di pagi hari, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berkata padaku: โ€œWahai Abu Hurairah, apa yang dilakukan oleh tawananmu?โ€ Aku pun menjawab, โ€œWahai Rasulullah, dia mengadukan bahwa dia dalam keadaan butuh dan juga punya keluarga. Oleh karena itu, aku begitu kasihan padanya sehingga aku melepaskannya pergi.โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œDia telah berdusta padamu dan dia akan kembali lagi.โ€

Pada hari ketiga, aku terus mengawasinya, ia pun datang dan menumpahkan makanan lalu mengambilnya. Aku pun mengatakan, โ€œAku benar-benar akan mengadukanmu pada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Ini sudah kali ketiga, engkau katakan tidak akan kembali namun ternyata masih kembali. Ia pun berkata, โ€œBiarkan aku. Aku akan mengajari suatu kalimat yang akan bermanfaat untukmu.โ€ Abu Hurairah bertanya, โ€œApa itu?โ€ Ia pun menjawab, โ€œJika engkau hendak tidur di ranjangmu, bacalah ayat kursi โ€˜Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum โ€ฆโ€˜ hingga engkau menyelesaikan ayat tersebut. Faedahnya, Allah akan senantiasa menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.โ€ Abu Hurairah berkata, โ€œAku pun melepaskan dirinya dan ketika pagi hari Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bertanya padaku, โ€œApa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?โ€ Abu Hurairah menjawab, โ€œWahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bertanya, โ€œApa kalimat tersebut?โ€ Abu Hurairah menjawab, โ€œIa mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan โ€˜Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyumโ€™. Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pun bersabda, โ€œAdapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?โ€ โ€œTidakโ€, jawab Abu Hurairah. Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berkata, โ€œDia adalah setan.โ€ (HR. Bukhari no. 2311).

Riwayat islami. ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู*Saat-saat Terakhir Rasulullah saw Menjelang Wafa...
29/10/2025

Riwayat islami.
ุจูุณู’ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู*

Saat-saat Terakhir Rasulullah saw Menjelang Wafat.

Bulan Rabiul Awal merupakan bulan yang mulia, karena pada bulan tersebut Nabi Muhammad saw dilahirkan ke dunia, tepatnya pada 12 Rabiul Awal.

Akan tetapi istimewannya juga, pada tanggal dan bulan yang sama, Nabi Muhammad juga meninggal dunia, dipanggil oleh kekasihnya, Allah swt. Sebelum Rasulullah saw wafat, ada waktu yang istimewa bagaimana Rasulullah menjelang wafatnya.

Dilansir dari NU Online, Anas bin Malik meriwayatkan, pada Senin, ketika kaum muslimin sedang melaksanakan shalat Subuh, sementara sahabat Abu Bakar ra sedang mengimami mereka, Nabi saw tidak menemui mereka, tetapi hanya menyingkap tabir kamar Aisyah dan memperhatikan mereka yang berada di shaf-shaf shalat. Kemudian beliau tersenyum.

Abu Bakar mundur hendak berdiri di shaf, karena dia mengira Rasululah saw hendak keluar untuk shalat. Selanjutnya Anas menuturkan bahwa kaum muslimin hampir terganggu di dalam shalat mereka, karena bergembira dengan keadaan Rasulullah saw.

Namun, beliau memberikan isyarat dengan tangan beliau agar mereka menyelesaikan shalat. Kemudian, beliau masuk kamar dan menurunkan tabir.

Setelah itu, Rasulullah saw tidak mendapatkan waktu shalat lagi.

Ketika waktu Dhuha hampir habis, Nabi saw memanggil Fatimah, lalu membisikan sesuatu kepadanya, dan Fatimah pun menangis. Kemudian memanggilnya lagi dan membisikan sesuatu, lalu Fatimah tersenyum.
Aisyah berkata, setelah itu, kami bertanya kepada Fatimah tentang hal tersebut.

Fatmah ra menjawab, โ€œNabi saw membisikiku bahwa beliau akan wafat, lalu aku menangis. Kemudian, beliau membisiku lagi dan mengabarkan aku adalah orang pertama di antara keluarga beliau yang akan menyusul beliauโ€ (Shahihul Bukhari, II: 638).

Nabi saw juga mengabarkan kepada Fatimah bahwa dia adalah kaum wanita semesta alam.

Fatimah melihat penderitaan berat yang dirasakan oleh Rasulullah saw sehingga dia berkata, โ€œAlangkah berat penderitaan ayah!โ€ tetapi beliau menjawab, โ€œSesudah hari ini, ayahmu tidak akan menderita lagiโ€.

Beliau memanggil Hasan dan Husain, lalu mencium keduanya, dan berpesan agar bersikap baik kepada keduanya. Beliau juga memanggil istri-istri beliau, lalu beliau memberi nasihat dan peringatan kepada mereka.

Sakit beliau semakin parah, dan pengaruh racun yang pernah beliau makan (dari daging yang disuguhkan oleh wanita Yahudi) ketika di Khaibar muncul. Sampai-sampai beliau berkata, โ€œWahai Aisyah, aku masih merasakan sakit karena makanan yang kumakan ketika di Khaibar. Sekarang saatnya aku merasakan terputusnya urat nadiku karena racun tersebutโ€.

Beliau juga memberi nasihat kepada orang-orang, โ€œ(perhatikanlah) shalat; dan budak-budak yang kalian miliki!โ€ Beliau menyampaikan wasiat ini hingga beberapa kali.

Saat Terakhir

Tanda-tanda datangnya ajal mulai tampak. Aisyah menyandarkan tubuh Rasulullah ke pangkuannya. โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹

Aisyah lalu berkata, โ€œSesunguhnya di antara nikmat Allah yang dikaruniakan kepadaku adalah bahwa Rasulullah saw wafat di rumahku, pada hari giliranku, dan di pangkuanku, serta Allah menyatukan antara ludahku dan ludah beliau saat beliau wafat.

Ketika aku sedang memangku Rasulullah saw, Abdurahman dan Abu Bakar masuk dan di tangannya ada siwak. Aku melihat Rasulullah saw memandanginya, sehingga aku mengerti bahwa beliau menginginkan siwak. Aku bertanya, โ€œKuambilkan siwak itu untukmu?โ€

Beliau memberi isyarat โ€œyaโ€ dengan kepala, lalu kuambilkan siwak itu untuk beliau. Rupanya siwak itu terasa keras bagi beliau, lalu kukatakan, โ€œkulunakkan siwak itu untukmu?โ€ Beliau memberi isyarat โ€yaโ€ lalu kulunakan siwak itu.

Setelah itu aku menyikat gigi beliau dengan sebaik-baiknya siwak itu. Sementara itu, di hadapan beliau ada bejana berisi air. Beliau memasukan kedua tangannya ke dalam air itu, lalu mengusapkannya ke wajah seraya berkata, โ€œLa ilaha illallah, sesungguhnya kematian itu ada sekaratnyaโ€ (Shahih Bukhari II, 640).

Seuasi bersiwak, beliau mengangkat kedua tangan beliau yang mulia, atau jari-jarinya mengarahkan pandangannya ke langit-langit, dan kedua bibirnya bergerak-gerak. Aisyah mendengarkan apa yang beliau katakan itu, beliau berkata, โ€œYa Allah ampunilah aku; Rahmatillah aku; dan pertemukan aku dengan Kekasih yang Maha Tinggi. Ya Allah, Kekasih Yang Maha Tinggiโ€ (Ad-Darimi, Misykatul Mashabih, II: 547).

Beliau mengulang kalimat terakhir tersebut sampai tiga kali, lalu tangan beliau lunglai dan beliau kembali kepada Kekasih Yang Maha Tinggi. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiโ€™un.

Peristiwa ini terjadi ketika waktu Dhuha sedang memanas, yaitu pada Senin 12 Rabiโ€™ul Awal tahun 11 H. Ketika itu beliau berusia 63 lebih empat hari.

Dari kisah di atas, bagaimana Rasulullah yang mulia tetap menampilkan akhlak dan amalan yang mulianya kepada keluarga, istri-istri, dan para sahabat.

Editor: Dian Ramadhan
Penulis: Yudi Prayoga
Lampung.nu.or.id

Address

Lintas Timur
Rengat

Telephone

+6281266342400

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tpq jamiatul mukhlisin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category