05/03/2025
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyoroti lonjakan harga cabai rawit yang mencapai Rp 200.000 per kg di pasar tradisional. Meskipun data BPS NTB menunjukkan penurunan harga 0,14%, fakta di lapangan justru menunjukkan kenaikan signifikan. Hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah yang berupaya mencari penyebab utama lonjakan harga tersebut.
Pemprov NTB berencana melakukan intervensi dengan menggelar operasi pasar, menjalin komunikasi dengan distributor, serta menyelidiki apakah kenaikan harga ini juga menguntungkan petani atau hanya terjadi di tingkat pedagang. Gubernur Iqbal menegaskan pentingnya memastikan harga yang tinggi juga berdampak positif bagi petani, bukan hanya menguntungkan pihak tertentu di rantai distribusi.
Di Pasar Kebon Roek, Kota Mataram, harga cabai rawit berkisar antara Rp 180.000-Rp 200.000 per kg. Untuk menyiasati mahalnya harga, para pedagang menjual cabai dalam jumlah kecil agar tetap terjangkau bagi pembeli. Sementara itu, sebagian warga mulai beralih ke cabai kering sebagai alternatif karena dinilai lebih pedas dan cocok untuk bumbu masakan.