Gorontalo Utara Mengaji TV

Gorontalo Utara Mengaji TV Saluran Dakhwah Kajian Islam

Tersisa beberapa seat lagi, Ayoo daftarkan keluarga antum, sebelum habis..🕋 *UMROH JUM'ATAIN AWAL MUSIM*31 Juli 2024 | P...
29/06/2024

Tersisa beberapa seat lagi, Ayoo daftarkan keluarga antum, sebelum habis..

🕋 *UMROH JUM'ATAIN AWAL MUSIM*
31 Juli 2024 | Program 12 Hari

Maskapai:
*Saudia Airlines langsung Madinah*

*Hotel Makkah ☆5:*
* Elaf Kinda/ setaraf
*Hotel Madinah ☆4:*
* Emaar Royal Madinah/ setaraf

*Harga Termasuk:*
* Tiket pesawat
* Kereta cepat haramain
* Akomodasi hotel
* Visa umroh
* Bus AC
* Air zam zam 5 liter
* Ayam Al Baik
* Makan Sehari 3x
* Muthowif
* Kajian
* City tour Makkah Madinah
* City tour Thaif

*Harga Tidak Termasuk:*
* Pembuatan / pengurusan paspor
* Perlengkapan, manasik, handling bandara
* Keperluan pribadi

Paket Jum'atain Harga start Rp35.4 Jt

*Jadwal, Harga, dan akomodasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi dan kebijakan yang berlaku.

===================
🕋 *PT. Dauroh Travel Indonesia*
📃 Izin Umrah
No. 15062200698440002
🏅Terakreditasi A
📃 Izin Haji Khusus
No. 15062200698440003

📱 *Info Lengkap:*
081287935940
08112294004
082249144724
081287924376
08119110296

🌸 *Bismillah*.. 🟣 *_Bijak Menyikapi Kajian LIVE Di YouTube Dan Media Sosial_*Ustadz Raehanul BahraenArtikel: Muslim.or.i...
23/02/2024

🌸 *Bismillah*..

🟣 *_Bijak Menyikapi Kajian LIVE Di YouTube Dan Media Sosial_*

Ustadz Raehanul Bahraen
Artikel: Muslim.or.id


Alhamdulillah, majelis ilmu di zaman ini begitu mudah, misalnya kajian melalui YouTube atau kajian LIVE di media sosial lainnya. Namun, kita perlu bijak menyikapi fenomena ini:

Jika mampu mendatangi majelis ilmu, maka datangilah. Hendaknya jangan sampai kita malas mendatangi majelis ilmu apabila tempatnya dekat dengan kita dan mudah dijangkau.

1. Jika tidak mampu mendatanginya, misalnya sangat jarang kajian di daerahnya, barulah mengikuti kajian di YouTube dan LIVE media sosial.

2. Jangan sampai selalu mengandalkan kajian di YouTube dan LIVE media sosial sehingga tidak pernah lagi menghadiri majelis ilmu. Bisa diusahakan, misalnya sepekan sekali atau sebulan sekali menghadiri majelis ilmu di daerah yang ada majelis ilmunya.

Agar lebih bersemangat, mari kita lihat perjuangan orang-orang saleh terdahulu yang berkorban menempuh perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan untuk mendapatkan ilmu.

Seorang tabiin terkenal bernama Sa’id bin Al-Musayyab rahimahullah berjalan kaki berhari-hari hanya untuk mencari satu hadis, beliau menceritakan, “Sesungguhnya aku berjalan kaki berhari-hari dan bermalam-malam untuk mencari satu hadis.” (Jaami’u bayaanil ‘Ilmi wa Fadhlihi, I/395 no. 569).

Ibnul Jauziy menceritakan bahwa Imam Ahmad keliling dunia sampai dua kali untuk mengumpulkan musnad. Tentunya perjalanan saat itu bukan perjalanan yang mudah seperti saat ini menggunakan pesawat, kapal, dan kondisi jalan yang mudah. Beliau berkata, “Imam Ahmad bin Hambal keliling dunia dua kali hingga dia bisa mengumpulkan musnad.” (Shaidul Khatir, hlm. 246).

Semoga nasihat ini bisa jadi motivasi kita untuk lebih giat mendatangi kajian ilmu secara offline, meski zaman sekarang kajian ilmu mudah didapat dan dilihat melalui YouTube dan media sosial yang ada.

Simak bahasan lengkapnya lewat tautan berikut:
https://muslim.or.id/36166-bijak-menyikapi-kajian-di-youtube-dan-kajian-live-sosial-media.html
====================
💚 *_Gabung Grup² FB_*👇👇

*_FIQIH WANITA PERINDU SURGA_*
https://www.facebook.com/groups/267303332107731/?ref=share_group_link

*_TEGAKNYA TAUHID_*
https://www.facebook.com/groups/651431633005266/?ref=share_group_link


🍒💐🍒

⛔ *_JANGAN JADI PENGGEMBOS DAKWAH_*✍🏻 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:إذا لم تكن من أنصار الرسول فتنازل الحرب فكن من ح...
23/02/2024

⛔ *_JANGAN JADI PENGGEMBOS DAKWAH_*

✍🏻 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

إذا لم تكن من أنصار الرسول فتنازل الحرب فكن من حراس الخيام، فإن لم تفعل فكن من نظارة الحرب الذين يتمنون الظفر للمسلمين، ولا تكن الرابعة فتهلك.

“Jika engkau tidak termasuk pembela Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang turun di medan perang, maka jadilah engkau termasuk para penjaga tenda pas**an, jika engkau tidak mau melakukannya maka jadilah salah seorang penonton yang mengharapkan kemenangan bagi kaum muslimin, dan jangan sampai engkau menjadi yang keempat (penggembos) sehingga engkau akan binasa.”

📚 Bada-i’ul Fawaid, hal. 1204

📷 .nasiha x

Follow ➡️ .nasiha untuk mendapatkan nasihat setiap harinya, insyaallah

*Kajian dibubarkan karena yang ngisi ustadz sunnah? semoga mendapat hidayah kebaikan** # Istilah "Ustadz & Ulama Sunnah"...
23/02/2024

*Kajian dibubarkan karena yang ngisi ustadz sunnah? semoga mendapat hidayah kebaikan*
* # Istilah "Ustadz & Ulama Sunnah" Sudah Ada Sejak Dahulu Kala*

Saudaraku yang semoga disayangi dan dirahmati Allah
Maaf, kami perlu meluruskan
*Penyebut istilah "ustadz sunnah" atau "ulama sunnah" bukan berarti memvonis ustadz lain dengan "ustadz bid'ah"*

*Contohnya saja: ustadz ini pintar, apakah otomatis memvonis ustadz lainnya kebalikannya ustadz bodoh?*

Ada sebagian saudara kita yang salah paham mengenai istilah sunnah, mereka pun mempertanyakan (bisa jadi dengan maksud menyindir):
"Kalau ada ustadz sunnah berarti ada ustadz wajib, ustadz haram dan ustadz makruh dunk?"

Saudaraku yang dirahmati Allah
Ini hanya salah paham atau belum memahami apa itu sunnah. Sunnah sangat banyak artinya menurut berbagai sudut pandang [1]

*Salah satu makna sunnah adalah metode atau jalan.[2]*

*Sunnah dari sisi ahli fikh artinya: Apabila dilakukan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan tidak mengapa, lawannya adalah makruh*

*Sunnah dari sisi ahli hadist: Apa yang disandarkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir (penetapan), sifat perangai atau fisik*

*Sunnah dari sisi ahli ushul fikh: merupakan sumber hukum setelah Al-Quran*

*Sunnah dari sisi ahli aqidah: Adalah lawan dari bid'ah [3]*

*Jadi maksud dari "ustadz sunnah" adalah ustadz yang mengajak (kembali) kepada metode, ajaran dan sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam*

Istilah ulama sunnah juga sudah ada sejak dahulu dan dipakai oleh ahli ilmu sejak dahulu. Silahkan baca di sini.[4]

Hanya saja memang tidak bijak dan tidak tepat mengeluarkan daftar list nama-nama ustadz sunnah dan kami sudah konfirmasi mayoritas ustadz yang namanya ada di list tersebut, mereka tidak ridha dan tidak setuju.

Demikian semoga bermanfaat

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Catatan kaki:

[1] Silahkam Baca "Kun Salafiyyan 'Alal Jaddah" Karya Syaikh Abdussalam As-Suhaimi

[2] Sebagaimana hadits berikut:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﺳَﻦَّ ﻓِﻰ ﺍﻹِﺳْﻼَﻡِ ﺳُﻨَّﺔً ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻓَﻠَﻪُ ﺃَﺟْﺮُﻫَﺎ ﻭَﺃَﺟْﺮُ ﻣَﻦْ ﻋَﻤِﻞَ ﺑِﻬَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﺃَﻥْ ﻳَﻨْﻘُﺺَ ﻣِﻦْ ﺃُﺟُﻮﺭِﻫِﻢْ ﺷَﻰْﺀٌ ﻭَﻣَﻦْ ﺳَﻦَّ ﻓِﻰ ﺍﻹِﺳْﻼَﻡِ ﺳُﻨَّﺔً ﺳَﻴِّﺌَﺔً ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭِﺯْﺭُﻫَﺎ ﻭَﻭِﺯْﺭُ ﻣَﻦْ ﻋَﻤِﻞَ ﺑِﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِﻩِ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﺃَﻥْ ﻳَﻨْﻘُﺺَ ﻣِﻦْ ﺃَﻭْﺯَﺍﺭِﻫِﻢْ ﺷَﻰْﺀٌ

*“ Barang siapa yang mencontohkan jalan yang baik di dalam Islam, maka ia akan mendapat pahala dan pahala orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barang siapa yang mencontohkan jalan yang jelek, maka ia akan mendapat dosa dan dosa orang yang mengerjakannya sesudahnya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.” (HR. Muslim: 2398)*

[3] Sebagaimana disebutkan sunnah dan bid'ah dalam hadits berikut:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﻓَﻌَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺴُﻨَّﺘِﻰ ﻭَﺳُﻨَّﺔِ ﺍﻟْﺨُﻠَﻔَﺎﺀِ ﺍﻟْﻤَﻬْﺪِﻳِّﻴﻦَ ﺍﻟﺮَّﺍﺷِﺪِﻳﻦَ ﺗَﻤَﺴَّﻜُﻮﺍ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﻋَﻀُّﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺑِﺎﻟﻨَّﻮَﺍﺟِﺬِ ﻭَﺇِﻳَّﺎﻛُﻢْ ﻭَﻣُﺤْﺪَﺛَﺎﺕِ ﺍﻷُﻣُﻮﺭِ ﻓَﺈِﻥَّ ﻛُﻞَّ ﻣُﺤْﺪَﺛَﺔٍ ﺑِﺪْﻋَﺔٌ ﻭَﻛُﻞَّ ﺑِﺪْﻋَﺔٍ ﺿَﻼَﻟَﺔ

*“Maka dari itu, wajib atas kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah khulafa rasyidin. Gigitlah ia dengan gigi-gigi geraham kalian! Dan berhati-hatilah terhadap perkara baru yang diada-adakan dalam agama. Karena setiap perkara yang baru dalam agama itu adalah bidah dan setiap bidah itu sesat.” (HR. Abu Dawud, no. 4607,)*

[4] Istilah ulama sunnah (kami nukil dari tulisan sahabat kami ustadz Yulian Purnama hafidzahullah):

Adz Dzahabi berkata,

ويحق لكل صاحب سنة أن يفخر بما تركه علماء السنة من تراث عظيم حوى منهج أهل الحق

"Layak bagi seluruh pengikut sunnah untuk berbangga atas apa yang ditinggalkan para ULAMA SUNNAH yaitu warisan yang agung berupa manhaj ahlul haq". (Al 'Arsy, 1/12)

Ibnu Abil Izz Al Hanafi berkata,

وَلَكِنَّ الْمَشْهُورَ مِنِ اسْتِعْمَالِ هَذَا اللَّفْظِ عِنْدَ عُلَمَاءِ السُّنَّةِ الْمَشْهُورِينَ: أَنَّهُمْ لَا يُرِيدُونَ بِنَفْيِ التَّشْبِيهِ نَفْيَ الصِّفَاتِ

"Yang masyhur di kalangan para ULAMA SUNNAH yang masyhur dalam penggunakan istilah ini:
bahwa mereka tidak memaksudkan penafian tasybih itu dengan penafian sifat". (Syarah Thahawiyah, 1/74)

Link Artikel:
https://muslimafiyah.com/istilah-ustadz-ulama-sunnah-sudah-ada-sejak-dahulu-kala.html

�______________

19/02/2024

🎬 *Vidio Dakwah*
-___________________________

*✒Jangan takut dicela Manusia ketika mendakwahkan Tauhid*

____________________________

*Ustadz.Yazid abdul Qodir jawaz.Hafizahullah*
____________________________

*DAKWAH SUNNAH SALAFIYAH*

19/02/2024

🍂Jangan Anggap Rendah Saudarimu- Ust. Ali Nur Medan Hafidzahullaah

🎧Mohon disimak dengan baik sampai akhir..
♻️ Share seluas-luasnya agar bermanfaat untuk orang banyak

kajianbrebes.id

11/01/2024
11/01/2024

Semua anak harus diperlakukan secara adil. Orang tua tidak boleh bersikap berat sebelah, misalnya ketika anak yang sukses dan berprestasi diakui dan dibanggakan, sedangkan anak yang miskin dan tidak berprestasi diabaikan. Hal ini termasuk tidak adil dalam Islam.

Bersikap adil kepada anak-anak adalah kewajiban, bukan sekadar sunnah. Berarti orang tua yang tidak bersikap adil bisa berdosa, karena meninggalkan suatu amalan yang diwajibkan, sama halnya dengan meninggalkan kewajiban shalat.
Adil dapat terwujud dalam berbagai hal, seperti dalam pemberian materi. Materi bisa berupa uang, mobil, baju, rumah, atau tanah, yang semuanya termasuk dalam kategori materi.

Adil tidak hanya terkait dengan hal-hal materi, melainkan juga dalam hal-hal yang bersifat non-materi berupa ekspresi kasih sayang. Sebagai contoh seperti mengatakan: “Aku sayang banget sama kamu,”

Namun, dalam hal ini, penting untuk bersikap adil. Jika kita menyatakan ekspresi kasih sayang kepada salah satu anak, sebaiknya kita juga menyatakan hal yang sama kepada anak-anak yang lain. Mengungkapkan kasih sayang secara adil kepada semua anak adalah suatu keharusan, agar tidak ada yang merasa dikesampingkan atau tidak diakui.

«أَيَسُرُّكَ أَنْ يَكُونُوا إِلَيْكَ فِي الْبِرِّ سَوَاءً؟» قَالَ: بَلَى، قَالَ: «فَلَا إِذًا»

“Apakah engkau s**a bila semua anakmu sama dalam berbakti kepadamu?”. Ayahku menjawab: “Tentu”. Beliau bersabda: “Jika demikian, jangan engkau memberi sebagian anakmu dan tidak memberi sebagian yang lain”. (HR. Muslim)
Hadits-hadits di atas menunjukkan wajibnya bersikap adil dalam hal pemberian materi. Tidak boleh memberi sebagian anak dan tidak memberi sebagian yang lain. Adapun mengenai kadar atau nominal yang diberikan, maka itu berdasarkan kebutuhan masing-masing anak.

rodja.id/59l

11/01/2024

Di antara tuntunan dan adab orang tua kepada anaknya adalah meminta izin kepada sang anak bila orang tua ingin mengambil, meminjam, atau menggunakan sesuatu yang merupakan hak sang anak.

Adab lain yang terkait dengan meminta izin kepada anak ketika mengambil haknya adalah menjelaskan alasan kepada anak ketika kita melarangnya mengambil sesuatu yang bukan merupakan haknya dari orang lain. Atau ketika orang tua tidak menunaikan kemauan anak yang dia pikir merupakan haknya.

Sumber: https://muslimah.or.id/10496-parenting-islami-47-meminta-izin-kepada-anak-ketika-mengambil-hak-haknya.html
Copyright © 2024 muslimah.or.id

Poster Dakwah ⁣⁣⁣

Silakan bagikan ke orang-orang yang Anda sayangi
Barakallahu fiikum

Menggapai kebahagiaan muslimah di atas jalan salaful ummah⁣⁣⁣

🌻IG/twitter /telegram: ⁣⁣⁣
🌻Facebook : muslimah.or.id⁣⁣⁣
🌻Web : www.muslimah.or.id⁣⁣⁣

Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari Yogyakarta⁣⁣⁣

Follow juga akun dakwah kami




tahfizh

09/01/2024

🍂Apabila kita memberikan hadist atau dalil shahih...mereka melanggarnya dengan mengikuti logika mereka...

Apabila hadist atau dalil tidak sesuai dengan keinginan mereka...mereka malah meninggalkannya

Padahal banyak amalan Sunnah yang belum mereka kerjakan...malah menambah nambah ibadah lain tanpa ada hadist dan dalil

Dikasih hadist dan dalil shahih malah dikatakan "WAHABI"...apa yang mereka pahami dengan Wahabi?...seasing itukah Islam?

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali p**a dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).

Islam berada dalam ajaran para sahabat dan guru terbaik kita adalah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, apabila ajaran itu ada pada zaman nabi dan para sahabat..maka akan menjadi asing dizaman sekarang

Seseorang memperbaiki agamanya maka akan terjadi keasingan dari yang lain

Agama Islam memakai hadist dan dalil agar tidak sembarangan mengarang dalam agama...

Mengikuti Sunnah Rasulullah dan para sahabat itu lebih baik daripada menambah amalan baru

hijrah_syahwad

20/11/2023

بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ

🍂" KARENA IKHTILAT IKHWAN AKHWAT YANG SUDAH NGAJI BERZINA

📚🎙" Ustadz Najmi Umar Bakkar

Judul full video : siksa kubur dan neraka karena zina

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم

*📒 Setelah Beribadah*Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullahu ta'ala mengatakan, "Sudah sepatutnya bagi seora...
20/11/2023

*📒 Setelah Beribadah*

Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullahu ta'ala mengatakan, "Sudah sepatutnya bagi seorang hamba, apabila selesai mengerjakan suatu ibadah ia beristigfar kepada Allah dari kekurangan yang ada dalam ibadahnya dan bersyukur kepada Allah atas taufikNya."

| Tafsir as-Sa'di, hal. 122.

🇮🇩🇸🇦 ICC DAMMAM KSA
Channel Telegram: https://t.me/iccdammamksa

*Dakwah Menyinggung Perasaan?*Bagaimana cara berdakwah agar tidak menyinggung perasaan? Trim’s, itu saja.Jawab:Bismillah...
19/11/2023

*Dakwah Menyinggung Perasaan?*

Bagaimana cara berdakwah agar tidak menyinggung perasaan? Trim’s, itu saja.

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Tujuan besar Allah mengutus para nabi adalah sebagai basyir wa nadzir. Pemberi janji kabar gembira bagi yang melakukan ketaatan dan pemberi ancaman bagi yang

Allah berfirman,

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

*“Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’: 28)*

*Mengingat tujuan dakwah di atas, kita bisa menyimpulkan fungsi dakwah ada 3:*

*[1] Mendukung dan mengajarkan yang benar*

*[2] Meluruskan yang salah*

*[3] Menghalangi terjadinya kebatilan*

*Dan tentu saja tidak semua manusia menerimanya. Bahkan kebanyakan manusia terkadang menolaknya. Karena aturan syariat, tidak harus selalu sejalan dengan keinginan manusia.*

Allah berfirman mengingatkan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ

*Jika kamu menuruti keinginan mayoritas penduduk bumi, mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. (QS. al-An’am: 116)*.

Karena itulah, terkadang dakwah yang disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyinggung perasaan para musuh beliau. Bahkan banyak diantara mereka ada yang nantang dan melawan. Meskipun nurani sejatinya menerima kebenaran itu.

Allah berfirman,

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُ لَيَحْزُنُكَ الَّذِي يَقُولُونَ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآَيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ

*“Sesungguhnya Aku mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya tidak mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.” (QS. al-An’am: 33).*

*Bahkan diantara mereka, karena saking tersinggungnya, hingga mereka marah. Seperti yang dialami orang munafiq. Allah menceritakan,*

وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آَمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

*Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. (QS. Ali Imran: 119).*

*Jadi dakwah memang harus menyinggung perasaan. Jika tidak, semua akan hambar, tidak ada rasa. Di situlah terjadi gejolak, dan di situlah akan ada respon. Antara menerima atau menolak.*

*Menyinggung Tidak Berarti Kasar*

*Menyinggung perasaan dan bersikap kasar, dua hal yang berbeda. Bersikap kasar dan keras, secara umum tidak dianjurkan dalam islam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,*

إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُونُ فِى شَىْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَىْءٍ إِلاَّ شَانَهُ

*Setiap kelembutan ketika berada pada semua urusan, pasti dia akan menjadi penghias. Dan jika dicabut kelembutan itu, pasti akan membuat semakin buruk. (HR. Muslim 6767).*

*Jaga baik-baik emosi, agar kita bisa menyampaikan dengan penuh kelembutan. Kalaupun itu akan menyinggung perasaannya, tidak jadi masalah. Karena memang dakwah harus sampai di perasaan. Jika tidak, dakwah tidak akan ada pengaruhnya.*

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

بسم الله*Undangan Taman-Taman Surga Gorontalo Utara**Pertemuan 2*Pembahasan Syarah Matan-Matan AqidahMatan ke-3: Kitabut...
30/09/2023

بسم الله

*Undangan Taman-Taman Surga Gorontalo Utara*

*Pertemuan 2*
Pembahasan Syarah Matan-Matan Aqidah

Matan ke-3: Kitabut Tauhid
Kitab Syarah: Al Qoulus Sadid fi Maqashidit Tauhid
Karya: Asy Syeikh Abdurrahman bin Nashir As Sa'diy -rahimahullah-

Bab 2 : Keutamaan Tauhid & Dosa Apa Saja Yang Terhapus Dengannya

Pemateri: Ust. Mughni -hafizhahullah-

Waktu : Setiap Sabtu, ba'da maghrib - selesai

Tempat : Mesjid Muzdalifah Perum Villa Gorut (Belakang Didi Mart Molingkapoto)

Ajak keluarga dan kerabat, semoga dimudahkan untuk hadir dan mengambil faedah.

من دل على خير كفاعله..
Siapa yang menunjukkan pada kebaikan maka baginya pahala semisal orang yang mengerjakan kebaikan tersebut..

بارك الله فيكم

Address

Kwandang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gorontalo Utara Mengaji TV posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Videos

Share

Category