15/01/2026
Ikhtiar Metafisika di Desa Tempur: Ritual Keselamatan di Tengah Pasca-Longsor Jadi Sorotan
SUARA JEPARA / KELING β Proses pemulihan Desa Wisata Tempur pasca-longsor tak hanya dilakukan melalui jalur teknis. Sebuah video viral dari akun (14/01/2026) memperlihatkan sisi lain perjuangan warga melalui "ikhtiar metafisika" atau jalur spiritual.
Ritual Tolak Bala Dalam unggahan tersebut, tampak dua praktisi spiritual melakukan ritual doa di area terdampak. Aksi ini merupakan upaya batin agar cuaca ekstrem segera mereda, sehingga perbaikan jalan yang hanyut dapat berjalan lancar. "Wong Jowo ojo ilang Jawane, Rahayu," tulis akun tersebut dalam keterangannya.
Respon Netizen Fenomena ini memicu diskusi hangat. Di tengah modernitas tahun 2026, banyak netizen yang tetap menghargai aksi ini sebagai bentuk pelestarian budaya. Bahkan, beberapa warga bersaksi intensitas hujan mulai mereda setelah ritual dilakukan.
Klarifikasi Ritual Menanggapi kekhawatiran netizen soal pantangan adat di area Gunung Kelir, pengunggah mengklarifikasi bahwa aksi tersebut murni doa mohon keselamatan (nyuwun keselametan) agar warga terhindar dari marabahaya (sambikolo), dan bukan merupakan pementasan pewayangan.
Perjuangan di Desa Tempur membuktikan adanya sinergi berbagai lini: Pemerintah di sisi infrastruktur, relawan di sisi logistik, dan sesepuh di sisi spiritual. Semua memiliki harapan yang sama: Desa Tempur segera pulih.