kelampung_geh

kelampung_geh Media informasi wisata,budaya,event dan info" menarik lainnya di lampung

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor G/865/V.08/HK/2025 tentang Pene...
25/12/2025

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor G/865/V.08/HK/2025 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi dan Upah Minimum Sektoral Provinsi Lampung 2025 pada Senin 22 Desember 2025.

Pada keputusan tersebut, UMP Lampung Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.047.734, mengalami kenaikan 5,35 persen atau Rp154.779,24 dibandingkan UMP Lampung Tahun 2025 yang sebesar Rp2.893.070.

Kepala Dewan Pengupahan Provinsi Lampung yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu mengatakan besaran UMP ini menjadi dasar penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Lampung.

"Dengan demikian akan segera ditetapkan UMK di 15 Kabupaten/kota di Lampung," jelas Agus, Rabu (24/12/2025)

Berdasarkan data yang diterima, Agus menyebutkan hanya ada lima daerah yang memiliki UMK di atas nilai UMP Lampung. Diantaranya Kabupaten Mesuji, Lampung Selatan, Way Kanan, Kota Metro, dan Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan data penetapan UMK 2026, Kota Bandar Lampung menjadi daerah dengan UMK tertinggi sebesar Rp3.491.889, naik Rp186.522 atau 5,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kabupaten Mesuji menetapkan UMK sebesar Rp3.227.333, mengalami kenaikan Rp135.307 atau 4,37 persen. Lampung Selatan dengan UMK Rp3.219.609, naik Rp142.618 atau 4,64 persen, Way Kanan sebesar Rp3.215.764, naik Rp143.109 atau 4,65 persen dan Kota Metro menetapkan UMK 2026 sebesar Rp3.050.498, dengan kenaikan Rp147.198 atau 5,07 persen.

Selain lima daerah itu, 10 kabupaten lainnya di Provinsi Lampung belum menetapkan UMK 2026. Untuk Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Lampung Barat, Tulang Bawang, dan Tulang Bawang Barat sudah memiliki Dewan Pengupahan Kabupaten, namun hasil perhitungan UMK 2026 masih berada di bawah besaran UMP Lampung 2026, sehingga tetap menggunakan UMP sebagai acuan.

Sementara itu, Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, dan Pesisir Barat tercatat belum memiliki Dewan Pengupahan Kabupaten, sehingga tidak menetapkan UMK dan secara otomatis memberlakukan UMP 2026.

Penetapan UMK dan UMP ini mulai berlaku 1 Januari 2026 dan menjadi dasar pembayaran upah minimum bagi pekerja/buruh di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung sampai Wali Kota Bandar Lampung edarkan imbauan untuk tidak menyalakan kembang api dan petasan pada mal...
25/12/2025

Gubernur Lampung sampai Wali Kota Bandar Lampung edarkan imbauan untuk tidak menyalakan kembang api dan petasan pada malam pergantian tahun baru.

Tor Monitor Ketua, Ini dia Guest Star ke 4  🤩🤩😍🔥🔥 Bakal makin makin gacor Singphoria LPG vol 4 Yg masii belum beli tiket...
20/12/2025

Tor Monitor Ketua, Ini dia Guest Star ke 4 🤩🤩😍🔥🔥

Bakal makin makin gacor Singphoria LPG vol 4 Yg masii belum beli tiket buruan deh, Presale 2 cuma sampe hari minggu, senin udah naik harganya.

Kalo km mau beli bisa via wa di 6288277547533 atau klik link di bio
🎉 Singphoria LPGvol4

🎙️Wali
🎙️Denny Caknan
🎙️Aftershine
🎙️Eckoshow

📅 27 Desember 2025
📍 PKOR WAY HALIM, Bandar Lampung

Lampung Barat ( Mitra Adhyaksa ) – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) y...
20/12/2025

Lampung Barat ( Mitra Adhyaksa ) – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) yang seharusnya menjadi wujud nyata kehadiran negara justru tercoreng. Di salah satu kecamatan di Kabupaten Lampung Barat, penerima manfaat diduga dipungut Rp. 2.000 per paket, dengan alasan pembelian plastik/kantong dan ATK petugas pendata. (20/12/2025)

Praktik ini mencuat ke publik setelah video berdurasi sekitar 40 detik beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut disebutkan bahwa pungutan Rp2.000 sudah diketahui oleh peratin setempat serta pihak SPPG. Fakta ini memantik kemarahan publik karena bertentangan secara terang-terangan dengan prinsip “gratis” dalam program MBG.

Ironisnya, saat dikonfirmasi, salah satu peratin di kecamatan terkait justru berdalih belum melihat video. Ketika lokasi kejadian disebutkan, yang bersangkutan hanya memberi gestur tangan seolah mengucapkan terima kasih atas informasi, tanpa klarifikasi substansi ataupun bantahan tegas. Sikap ini dinilai publik sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab.

Sorotan keras datang dari Koordinator Aktivis Masyarakat Independen GERMASI, Wahdi Syarif menegaskan bahwa pungutan tersebut tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Ini tidak boleh terjadi. Namanya saja Makanan Bergizi Gratis. Artinya seluruh biaya sudah ditanggung negara. Tidak boleh ada pungutan sepeser pun kepada penerima manfaat,” tegas Wahdi.

Wahdi juga membantah keras alasan pungutan Rp. 2.000 yang disebut untuk plastik atau kantong.

“Alasannya tidak masuk akal. Informasi yang kami terima, bantuan itu sudah dilengkapi totebag. Jadi alasan membeli plastik itu jelas mengada-ada dan berpotensi menyesatkan publik,” katanya lantang.

Menurutnya, praktik semacam ini membuka ruang penyimpangan kebijakan, pembiasaan pungli, dan pelemahan kepercayaan masyarakat terhadap program negara yang menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

Lanjut komentar

Caption: Halo warga Lampung! Nikmati perjalanan untuk segala aktivitas harian kamu jadi lebih hemat dengan GrabCar Hemat...
15/12/2025

Caption:

Halo warga Lampung! Nikmati perjalanan untuk segala aktivitas harian kamu jadi lebih hemat dengan GrabCar Hemat! 🚗💥

Mau ke sekolah, kampus, kantor, atau jalan-jalan kulineran? Semua bisa lebih hemat bareng ! Promo mulai dari Rp 9 ribuan, bikin perjalanan harianmu makin hemat, nyaman dan pastinya lebih aman! 💚💚

Ayo, pesan sekarang juga dan nikmati perjalanan hemat setiap hari! 🚗💥

seorang pelajar SMK ditemukan tewas di area perkebunan sawit, kampung cempaka jaya,menggala timur pada Kamis (11/12). Ko...
14/12/2025

seorang pelajar SMK ditemukan tewas di area perkebunan sawit, kampung cempaka jaya,menggala timur pada Kamis (11/12). Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.

Korban diketahui berinisial Rd (16) pelajar kelas X salah satu SMK di Tulang Bawang. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang mandor kebun sawit yang mencium bau menyengat saat melintas di area perkebunan.

Korban ditemukan tergeletak di tengah kebun sawit dengan sebagian tubuhnya tertutup pelepah sawit. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah mengalami pembusukan dan dipenuhi belatung. Korban diduga menjadi korban pembegalan. Jasadnya ditemukan masih mengenakan seragam sekolah.

Polisi kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan mengatakan dugaan tersebut mencuat lantaran sejumlah barang milik korban tidak ditemukan di lokasi.

“Sementara beberapa harta benda korban, seperti sepeda motor dan handphone, diketahui hilang,” kata Noviarif Sabtu (13/12).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu, 3 Desember 2025. Saat itu, R pergi mengendarai satu unit sepeda motor Honda Vario dan sebuah telepon genggam.

Namun, korban tak kunjung pulang hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia delapan hari kemudian, pada Kamis (11/12).

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan motif pembunuhan tersebut. “Apakah ini pembegalan atau motif lain, belum bisa kami simpulkan. Masih kami dalami,” jelasnya.

Dia bilang, dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Namun, kondisi jasad yang telah membusuk menyulitkan identifikasi luka secara kasat mata. “Untuk luka-luka tidak terlihat jelas karena kondisi pembusukan,” ungkapnya.

Saat ini, Satreskrim Polres Tulang Bawang masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku dan motif di balik kematian pelajar tersebut.

Diketahui, Rd merupakan warga Kampung Kibang Pacing, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang. Polisi memastikan kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Sumber liputan 6

Polisi berhasil mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kab...
14/12/2025

Polisi berhasil mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.kedua pelaku Aa(34) dan Aj (30) Keduanya disebut merupakan warga satu kampung dengan korban,yang tak lain teman dekat anak korban.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga membenarkan penangkapan tersebut. “Kami sudah mengamankan dua orang terduga pelaku. Keduanya berasal dari Pekon Way Pring,” kata Khairul melalui sambungan telepon, minggu (14/12)

Menurut Khairul, motif pembunuhan belum dapat disampaikan karena masih dalam proses penyidikan. Polisi berencana menyampaikan keterangan resmi dalam waktu dekat. “Untuk sementara masih kami dalami. Besok akan kami rilis,” ujarnya.

Menurut informasi penangkapan terduga pelaku sebelumnya beredar di media sosial Facebook. Sejumlah unggahan menyebut pelaku merupakan tetangga korban. Polisi tidak merujuk unggahan tersebut sebagai sumber informasi resmi.

Pristiwa pembunuhan pasangan suami istri tersebut terjadi pada Sabtu malam, (23/12), sekitar pukul 23.30 WIB. Korban ditemukan meninggal dunia dengan keadaan bersimbah darah,Kedua korban bernama Rohimi bin Slamet (54), seorang wiraswasta, dan istrinya Suyanti (50), ibu rumah tangga, warga Pekon Way Pring.

Tim Inafis Polres Tanggamus melakukan olah tempat kejadian perkara pada minggu dini hari. “Tim tiba sekitar pukul 00.45 WIB. Kami mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” kata Iptu Primadona Laila, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.

Kedua pelaku kini di tahan di mapolres Tanggamus guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.dan saat ini polisi masih mendalami rangkaian peristiwa dan peran masing-masing terduga pelaku dalam kasus tersebut.

Artikel. Berbagai sumber/kelampunggeh



Gass derr amanin tiketnyaMinggu depan harga naik...Gasslah pesen tiketnya via wa. 088277547533Atau cek bio
13/12/2025

Gass derr amanin tiketnya
Minggu depan harga naik...

Gasslah pesen tiketnya via wa. 088277547533
Atau cek bio

Address

Bandar Lampung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when kelampung_geh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category